23 September 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


IAKMI Aceh Tengah Diminta Berperan Tangani Stunting

...

  • PORTALSATU
  • 11 February 2019 14:00 WIB

Wakil Bupati Aceh Tengah, Firdaus bersama Pengurus IAKMI Aceh dan pengurus IAKMI Aceh Tengah periode 2018-2020. Foto: Humas
Wakil Bupati Aceh Tengah, Firdaus bersama Pengurus IAKMI Aceh dan pengurus IAKMI Aceh Tengah periode 2018-2020. Foto: Humas

TAKENGON - Ancaman stunting menjadi urgensi tersendiri bagi Kabupaten Aceh Tengah. Sehingga semua pihak diminta berperan untuk ikut menanganinya.

Tidak terkecuali organisasi Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) cabang Aceh Tengah.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Aceh Tengah, Firdaus, ketika menghadiri pelantikkan pengurus IAKMI cabang Aceh Tengah periode 2018-2020, di Aula Hotel Linge Land Takengon, Minggu, 10 Februari 2019.

"Pemerintah daerah berkomitmen untuk menurunkan persentase stunting, sehingga diharapkan semua pihak ikut serta berperan, termasuk IAKMI," ujar Firdaus.

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan angka stunting Aceh Tengah sudah mulai menurun di angka 38 persen dari 56 persen pada tahun 2013. Namun, persentase itu juga masih tergolong tinggi.

Menurut Firdaus, gaya hidup sehat dengan pemenuhan makanan bergizi dan memasyarakatkan olahraga adalah di antara solusi menangani stunting.

"Jika gizi seimbang mulai dari kandungan hingga 1000 hari setelah kelahiran, maka stunting dapat dicegah," ujarnya.

Sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat perlu terus dilakukan dan menjadi tanggung jawab bersama.

Ketua IAKMI Aceh Tengah, Indrita Leosanti, mengatakan akan mendukung program pemerintah daerah. "Terutama yang sedang hot saat ini yaitu upaya menurunkan persentase stunting," ucapnya.[](rilis)
 

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.