22 April 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Puluhan Tukang Pangkas di Subulussalam Ikuti Sosialisasi HIV/AIDS

...

  • SUDIRMAN
  • 11 April 2019 13:45 WIB

Foto: Sudirman/portalsatu.com
Foto: Sudirman/portalsatu.com

SUBULUSSALAM - Puluhan tukang pangkas dan pekerja salon, sopir mobil, serta unsur kepemudaan mengikuti sosialisasi pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di Hotel Khairulsyah, Subulussalam, Kamis, 11 April 2019.

Di hadapan puluhan peserta, Kepala Dinas Kesehatan Kota Subulussalam, Masyhuri SKM., mengingatkan, HIV/AIDS sulit terdeteksi tapi sangat mudah penularannya melalui donor darah atau pertukaran cairan, jarum suntik, hubungan seks bebas, termasuk melalui pisau cukur di tempat pangkas. 

Mantan Kabag Humas dan Protokol Setdako Subulussalam itu mengatakan kegiatan ini sangat penting untuk mencegah penularan HIV/AIDS di daerah ini. Ia  berharap para peserta mengikuti sosialisasi ini dapat menyampaikan kepada masyarakat lainnya agar mereka paham jika HIV/AIDS itu sangat bahaya dan sulit terdeteksi.

"Kami adakan acara ini supaya peserta nantinya dapat memberikan informasi kepada masyarakat, bahwa HIV/AIDS penyakit mengerikan sangat sulit terdeteksi," katanya. "Kalau pasien kena HIV/AIDS tidak bersedia berobat kita tidak bisa paksa, ini masalahnya," ujar Masyhuri.

Masyhuri memaparkan jumlah penderita HIV/AIDS di Kota Subulussalam pada tahun 2018 hanya 11 kasus ditambah satu orang pada tahun 2019. Masyhuri juga menyinggung isu 2018 lalu menyebutkan pengidap HIV/AIDS di Subulussalam mencapai ratusan orang.

"Saya sampai kaget mendengar isu waktu itu mengatakan pengidap HIV/AIDS tahun 2018 mencapai ratusan orang, padahal hanya 11 orang, ditambah satu orang tahun 2019," ujarnya.

Sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber dari Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Provinsi Aceh, Zulfendi memaparkan proses penularan HIV/AIDS, ciri-ciri seseorang mengidap dan cara penanggulangan penyakit menular tersebut.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.