22 July 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Teknologi Tekstil di Peradaban Islam

...

  • REPUBLIKA
  • 16 December 2017 08:40 WIB

Untuk memulai proses pembuatan tekstil, hal pertama yan dilakukan adalah pemintalan. Yakni sebuah proses mengulur serat tekstil, kemudian serat tersebut dipintal atau digulung hingga menjadi benang yang panjang. Untuk melakukan pemintalan dibutuhkan sebuah gelendong. Gelendong ini sudah dikembangkan sejak peradaban kuno.

Sebagian besar wanita Muslim saat itu menggunakan gelendong dari batang yang berbentuk lonjong dan pendek. Kemudian salah satu ujungnya ditarik. Sedangkan ujung lainnya diberi pemberat, seperti batu, lempung, logam, atau kayu. Pemberat ini sendiri berfungsi sebagai roda namun masih dengan gaya primitif.

Ahmad Y Al-Hassan dan Donarld R Hill dalam bukunya bertajuk, Islamic Technology:An Illustrated History dijelaskan cara memintal tekstil di era kejayaan Islam. "Gelendong berputar memintal benang yang kemudian tergulung pada gelendong tersebut,"  para Al-Hassan dan Hill. Menurut Al-Hassan,  para perajin tekstil juga menggunakan gelendong tangan, dan roda pemintal.

Yang lebih hebat lagi, ternyata roda pemintal yang dikembangkan peradaban Islam telah dianggap sejarawan teknologi sebagai penemuan yang sangat berarti. Apa pasal? Ternyata, selain berfungsi untuk memintal, alat itu juga berperan penting bagi perkembangan teknik mekanik.

"Hal tersebut disebabkan karena roda pemintal menggabungkan aplikasi tali kemudi dan bisa jadi menunjukkan penggunaan pertama kali flywheel (roda gila atau roda gaya) pada sebuah mesin," jelas Al-Hassan dan  Hill.  Namun, hingga kini penemuan roda pemintal masih menjadi perdebatan.

Sejarah menunjukkan bahwa  masyarakat  Eropa baru menemukan roda pemintal  sekitar abad ke-13 M. "Maka jelas bahwa roda pemintal diperkenalkan bangsa Arab dalam masa kejayaan Sisilia dan Spanyol," tegas Al-Hassan dan Hill.

"Bersamaan dengan pengetahuan kulturasi sutera dan cara penggunaan mesin pemintal benang dari beberapa buah kokon menjadi helai benang yang kuat."[]Sumber:republika

Editor: THAYEB LOH ANGEN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.