15 November 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kata Ketua DPRK Banda Aceh terkait Kegiatan Waria di Hotel Hermes

...

  • MHD SAIFULLAH
  • 18 December 2017 10:20 WIB

BANDA ACEH -- Ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadillah meminta Pemko Banda Aceh bersikap tegas terhadap aktivitas wanita pria (waria), kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di Banda Aceh.

“Pemerintah kota harus tegas dalam menyikapi hal itu. Karena menghadapi golongan-golongan LGBT itu harus diperlukan ketegasan bukan harus ditolerin, bukan. Tetapi memang harus ketegasan yang diterapkan,” ujar Arif Fadilah saat dimintai tanggapannya oleh portalsatu.com, Minggu, 17 Desember 2017.

Hal itu disampaikan Arif menanggapi kegiatan pesta yang dibuat perkumpulan waria di Hotel Hermes Banda Aceh pada Sabtu, 16 Desember 2017. Informasi beredar acara itu diwarnai dengan ajang pemilihan duta waria se-Aceh.

Tak hanya itu, Arif juga meminta Pemko Banda Aceh menindak tegas tempat-tempat yang dinilai memberikan ruang bagi kelompok tertentu yang tidak sesuai dengan syariat Islam dan bertentangan dengan etika dan norma masyarakat. Jika ada kata Arif, harus dicabut izin usahanya.

“Seharusnya pemerintah tegas terus, kalau memang sudah tidak bisa diperingati lagi ya segera ditutupkan. Tidak perlu kita toleransi dengan yang melanggar syariat kita, tidak perlu itu. Kita perlu tegas, apapun ceritanya, semua hotel-hotel yang tidak bisa menaati aturan yang berlaku di sini, ya angkat kaki saja atau ditutup saja hotel itu,” jelasnya lagi.

Maraknya aktivitas perkumpulan yang tidak sesuai syariat Islam kata Arif akan mencoreng nama Banda Aceh sebagai ibu kota provinsi dan Aceh secara umum.

“Kita mengatakan toleransi, tetapi orang menilai dengan mengatakan, apa itu daerah syariat tetapi golongan yang seperti itu (LGBT) bisa membuat, leluasa, bisa unjuk gigi dan sebagainya, tetapi tidak ada tindakan dari pemerintahan setempat. Di mana letaknya pemerintahan,” kata Arif Fadillah.

“Kami sebagai wakil rakyat, DPRK Banda Aceh, sangat menyesalkan sekali hal itu bisa terjadi, dan kita minta sekali lagi kepada pemerintah kota harus tegas. Kalau tidak bisa ditegaskan kita minta tutup,” katanya.[]

Editor: IHAN NURDIN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.