21 September 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Honor Pelatihan 490 Guru Subulussalam Belum Dibayar, Ini Kata Panitia

...

  • SUDIRMAN
  • 03 December 2018 19:30 WIB

Dokumen - Ratusan guru PNS mengikuti pelatihan di Hermes One Subulussalam. Foto: Istimewa
Dokumen - Ratusan guru PNS mengikuti pelatihan di Hermes One Subulussalam. Foto: Istimewa

SUBULUSSALAM - Sejumlah guru PNS yang mengikuti pelatihan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajar (MGMP) di Hotel Hermes One Kota Subulussalam tiga pekan lalu mempertanyakan honorarium dan uang transportasi hingga saat ini belum dibayar oleh pihak Dinas Pendidikan selaku penyelenggara.

Ratusan guru yang mengikuti pelatihan pun telah menandatangani tanda terima honorarium dan uang transportasi sebagai laporan pertanggungjawaban panitia setelah selesai mengikuti pelatihan KKG dan MGMP pada 13 November lalu di Hermes One. Program pelatihan peningkatan kapasitas dan kualitas guru itu bersumber dari dana Otsus 2018 di Dinas Pendidikan Aceh.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Panitia Zaini Rahman, kepada portalsatu.com, Senin, 3 Desember 2018, mengatakan sistem pelaksanaan kegiatan pelatihan memang demikian, selesai semua kegiatan, siapkan laporan pertanggungjawaban untuk pengusulan penarikan ke Dinas Pendidikan Aceh.

"Saya sekarang lagi di Banda Aceh mengurus penarikan dana pelatihan kemarin. Mudah-mudahan cair dalam waktu dekat," kata Zaini Rahman.

Ia menjelaskan, pelatihan tersebut melibatkan 490 guru terdiri dari peserta KKG sebanyak 250 guru dan MGMP berjumlah 240 guru menggunakan sumber dana Otsus 2018 sekitar Rp700 juta.

Zainal Rahman menegaskan, keterlambatan membayar honorarium dan uang transportasi peserta murni karena faktor keterlambatan proses penarikan saja, tidak ada indikasi lain, apalagi menggelapkan dana ratusan juta rupiah tersebut.

"Oh tidak, ini sumber dana Otsus begitu cair langsung kita bayarkan, tetap kita bayar, pasti itu," tegasnya.

Ia menambahkan, pembayaran honorarium peserta pelatihan disesuaikan golongan guru PNS. Pihaknya mengupayakan di bawah tanggal 20 Desember dana tersebut sudah cair dan langsung dibagikan kepada peserta pelatihan. Hal ini mengingat tanggal 25 batas akhir penarikan.

"Pembayaran sesuai dengan peserta, kemarin itu kita belum tahu, pesertanya golongan berapa, itu masih gelondongan nanti disesuaikan. Intinya dana itu nanti tidak semua terserap pasti ada pengembalian," ungkap Zaini Rahman.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.