19 June 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Banjir Rendam Sejumlah Rumah di Tangse

...

  • ANTARA
  • 22 February 2019 19:30 WIB

Ilustrasi rumah tergenang banjir. (ANTARA News / Ridwan Triatmodj)
Ilustrasi rumah tergenang banjir. (ANTARA News / Ridwan Triatmodj)

SIGLI - Banjir di Gampong Blang Malo, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, merendam delapan rumah warga setinggi lutut orang dewasa.

 "Banjir di Pidie terjadi dini hari tadi, sekitar pukul 02.00 WIB. Ini karena tersumbatnya saluran air, akibat hujan yang turun sepekan terakhir," ucap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Teuku Ahmad Dadek di Banda Aceh, Jumat, 22 Februari 2019.

Ia mengatakan, dari 40 orang yang menjadi korban terdampak banjir itu, warga lanjut usia, anak-anak, dan perempuan mengungsi dengan menginap di rumah tetangga atau kerabat terdekat. Sedangkan para lelaki lebih memilih bertahan di rumah mereka hingga menunggu banjir surut.

"Hujan yang terjadi telah mengakibatkan meningkatnya volume air, dan membuat saluran air, seperti gorong-gorong tersendat material hingga menggenangi rumah warga," tambahnya.

Ia mengemukakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie telah melakukan koordinasi dengan berbagai unsur, seperti pemerintah desa, dan masyarakat setempat untuk melakukan gotong royong demi pembersihan material banjir.

"Kondisi terkini di lapangan, saluran air masih tersumbat. Sehingga tidak dapat berfungsi secara optimal mengalirkan ke pembuangan," tegas Dadek.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh mengatakan curah hujan tinggi beberapa hari terakhir ini sudah mulai berkurang.

"Memasuki Februari 2018, banjir dan tanah longsor akibat curah hujan yang tinggi telah berkurang," ujar Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Blangbintang, Aceh, Zakaria Ahmad.

Reporter: Muhammad Said.[] Sumberantaranews.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.