23 September 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Pemerintah Aceh dan Unsyiah Teken MoU Tentang Ini

...

  • portalsatu.com
  • 29 March 2019 18:00 WIB

Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan Rektor Unsyiah Samsul Rizal. Foto istimewa
Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan Rektor Unsyiah Samsul Rizal. Foto istimewa

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh melakukan penandatanganan MoU dengan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) tentang pendidikan, penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), di Gedung Balai Senat KPA Unsyiah, Jumat, 29 Maret 2019.

Penandatanganan MoU itu dilakukan Plt. Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, M.T., bersama Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Samsul Rizal, M.Eng. setelah itu dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak swakelola antara Badan Penangggulangan Bencana Aceh (BPBA) dengan TDMRC Unsyiah, yang disaksikan Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Rektor Unsyiah, Samsul Rizal dan Asisten II Sekda Aceh, dr. Taqwallah , M.Kes., beberapa Kepala Bdang Bappeda, jajaran Rektorat dan para Dekan Unsyiah.

Nova Iriansyah dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Unsyiah merupakan center of exelent-nya masyarakat Aceh. Ini merupakan suatu kebanggaan yang harus dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat. Ia berharap setiap SKPA agar terus meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam menjalankan upaya-upaya pembangunan di Provinsi Aceh yang dicintai ini.

Sementara Syamsul Rizal mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Aceh untuk pelaksanaan penelitian kajian menyangkut pengurangan risiko bencana. 

Kepala Bappeda Aceh,  Azhari, S.E., M.Si., menyebutkan, MoU ini perpanjangan dari MoU yang akan berakhir pada April 2019. "Karena MoU sebelumnya telah banyak dilakukan dan mencapai hasil seperti yang diharapkan," ujar Azhari.

Adapun tindak lanjut dari MoU tersebut di antaranya (1) Penyusunan Evaluasi Kesiapsiagaan Aceh Pasca 15 Tahun Tsunami dengan Nomor Kontrak 01/BPBA/SWAKELOLA/III/2019 dengan Nilai Rp. 183.500.000,- (Seratus Delapan Puluh Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) antara KPA Bapak Bobby Syahputra dengan Ketua TIM Pelaksana Dr. Khairul Munadi.

(2) Penyusunan Rencana Kontinjensi Gempa dan Tsunami Aceh dengan nomor Kontrak 02/BPBA/SWAKELOLA/III/2019 dengan Nilai Rp.183.500.000,- (Seratus Delapan Puluh Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) antara KPA Bapak Bobby Syahputra dengan Ketua TIM Pelaksana Dr. Khairul Munadi.

(3) Studi Kerentanan Bahaya Likuifaksi Kabupaten Aceh Singkil dengan Nomor Kontrak 03/BPBA/SWAKELOLA/III/2019 dengan Nilai Rp.331.500.000,- (Tiga Ratus Tiga Puluh Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) antara KPA Bapak Bobby Syahputra dengan Ketua TIM Pelaksana Dr. Khairul Munadi.

(4) Studi Kerentanan Bahaya Likuifaksi Kota Meulaboh Kabupaten Aceh Barat dengan Nomor Kontrak 04/BPBA/SWAKELOLA/III/2019 dengan Nilai Rp.331.500.000,- (Tiga Ratus Tiga Puluh Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) antara KPA Bapak Bobby Syahputra dengan Ketua TIM Pelaksana Dr. Khairul Munadi.

(5) Kajian Sesar Gempa Kabupaten Aceh Tenggara dengan Nomor Kontrak 05/BPBA/SWAKELOLA/III/2019 dengan Nilai Rp.281.500.000 (Dua Ratus Delapan Puluh Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) antara KPA Bapak Bobby Syahputra dengan Ketua TIM Pelaksana Dr. Khairul Munadi.

(6) Penyusunan Qanun Pendidikan Kebencanaan Aceh dengan Nomor Kontrak 06/BPBA/SWAKELOLA/III/2019 dengan Nilai Rp. 481.500.000,- (Empat Ratus Delapan Puluh Satu Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) antara KPA Bapak Bobby Syahputra dengan Ketua TIM Pelaksana Dr. Khairul Munadi.

(7) Penyusunan Dokumen Studi Kelayakan Penanggulangan Banjir Kawasan Trumon Kabupaten Aceh Selatan dengan Nomor Kontrak 07/BPBA/SWAKELOLA/III/2019 dengan Nilai Rp.180.900.000.- (Seratus Delapan Puluh Juta Sembilan Ratus Ribu Rupiah) antara KPA Bapak Said Hasyim dengan Ketua TIM Pelaksana Dr. Khairul Munadi.

Setelah MoU ini akan dilanjutkan dengan penandatangan nota kesepahaman dengan Fakultas Teknik dengan Dinas Perhubungan Aceh. Serta masih ada dua kegiatan lagi yang masih menunggu revisi DPA yaitu:

(8) Penyusunan Dokumen Kajian Teknis Penanganan Banjir Kawasan Keude Teunom Kabupaten Aceh Jaya dengan Nilai Rp.237.050.000,- (Dua Ratus Tiga Puluh Tujuh Juta Lima Puluh Ribu Rupiah).

(9) Penyusunan Dokumen Kajian Teknis Penanganan Banjir Kawasan Leuhan dan Pasie Masjid Kabupaten Aceh Barat dengan Nilai Rp.237.050.000,- (Dua Ratus Tiga Puluh Tujuh Juta Lima Puluh Ribu Rupiah).

Dan dalam proses pengadaan (10) Pengadaan Seismometer sebanyak 4 unit dengan nilai Rp. 1.000.000.000,- (Satu Miliar Rupiah).[](adv)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.