11 August 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia

Kehilangan Mata Pencarian
Pekerja Wedding Organizer Minta Resepsi Pernikahan Diperbolehkan

...

  • SUDIRMAN
  • 04 June 2020 23:15 WIB

Foto: istimewa
Foto: istimewa

SUBULUSSALAM - Para pekerja organizer seperti fotografer, make up, pelaminan, sound  sistem, artis lokal menjumpai Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang menyampaikan keluhan mereka kehilangan mata pencarian selama pandemi Covid-19 akibat tidak adanya masyarakat menggelar resepsi pernikahan ataupun hajatan sunat rasul.

Irwan Lingga salah seorang fotografer di wilayah Kota Subulussalam kepada portalsatu.com mengatakan kedatangan mereka menjumpai Wali Kota Affan Alfian Bintang berharap Pemerintah Kota Subulussalam mengeluarkan surat edaran berisikan pemberitahuan resepsi pernikahan ataupun pesta sunat rasul diperbolehkan dengan tetap berpedoman pada protokol Covid-19.

"Kami meminta agar Pemerintah Kota Subulussalam mengeluarkan surat edaran agar resepsi pesta sudah bisa dilakukan dengan ketentuan SOP dari pemerintah dan tetap mematuhi protokoler kesehatan," kata Irwan Lingga usai menjumpai Affan Alfian Bintang di Pendopo Wali Kota Subulussalam, Kamis, 4 Juni 2020.

Irwan mengatakan pertemuan tersebut, turut dihadiri Camat Simpang Kiri Rahmayani Sari Munthe, Camat Rundeng Irwan Faisal dan Camat Sultan Daulat Rahmad Fadli membahas terkait harapan pekerja wedding organizer agar resepsi pesta segera diperbolehkan.

Harapan ini disampaikan para pekerja wedding organizer mengingat Kota Subulussalam dan Aceh Singkil berstatus zona hijau, diharapkan segera menerapkan new normal agar kegiatan resepsi pernikahan ataupun sunat rasul bisa dilaksanakan oleh masyarakat.

Dalam pertemuan itu, kata Irwan Lingga, Wali Kota Affan Alfian Bintang memahami kondisi yang dihadapi pekerja wedding organizer yang kehilangan mata pencarian akibat pandemi global Covid-19.

Walkot Bintang sebut Irwan Lingga dalam waktu dekat akan menggelar rapat dengan instansi terkait, membahas permintaan pekerja wedding organizer agar pesta diperbolehkan kembali namun tetap berpedoman pada protokol kesehatan.

Jika pun nanti pesta diperbolehkan, pemerintah akan menerapkan beberapa ketentuan yang wajib dipenuhi masyarakat yang ingin menggelar pesta. Misalnya masyarakat yang memiliki hajatan diminta menyiapkan wastafel tempat cuci tangan, tidak menerima tamu di luar Kota Subulussalam dan Aceh Singkil dan ketentuan lainnya yang berkaitan dengan keamanan untuk menghindari Covid-19.

Selain Irwan Lingga, pemilik salon kecantikan, Yusan juga mengutarakan keluhan mereka hadapi selama Covid-19, berdampak merosotnya pendapatan akibat tidak adanya masyarakat menggelar pesta.

"Pak kami sudah vakum dan penghasilan kami juga tidak ada lagi. Karena pencarian kami cuman di pesta nikah dan sunat rasul," kata Yusan dalam pertemuan dengan Wali Kota Subulussalam Affan Alfian Bintang.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.