02 April 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Menteri ESDM Lantik Teuku Mohamad Faisal Sebagai Kepala BPMA

...

  • PORTALSATU
  • 25 November 2019 15:30 WIB

Kantor BPMA di Banda Aceh. Foto: dokumen portalsatu.com/Fazil
Kantor BPMA di Banda Aceh. Foto: dokumen portalsatu.com/Fazil

BANDA ACEH - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, melantik Teuku Mohamad Faisal, S.T., M.M., sebagai Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) yang baru, di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Senin, 25 November 2019.

Dikutip portalsatu.com dari laman resmi Kementerian ESDM, Teuku Mohamad Faisal (TMF) yang selama ini menjabat Deputi Operasi BPMA, dilantik menjadi Kepala BPMA berdasarkan Surat Keputusan Menteri ESDM Nomor: 232 K/73/MEM.S/2019 tanggal 22 November 2019.

Selain Kepala BPMA, Menteri ESDM juga melantik Ir. Sujatmiko sebagai Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara berdasarkan SK Nomor: 233 K/73/MEM/2019 tanggal 22 November 2019. Sebelumnya, Sujatmiko menjabat Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral.

(Foto: Istimewa)

Untuk diketahui, TMF merupakan salah satu dari tiga nama calon Kepala BPMA yang dipilih Plt. Gubernur Aceh untuk diajukan kepada Menteri ESDM. Dua nama calon lainnya ialah Muhammad Najib dan dan Irwan Thaib. Keputusan tersebut berdasarkan Pengumuman Tim Seleksi (Timsel) Nomor: 03/PENG/2019 pada 13/9/2019.

Tiga nama itu diusulkan kepada Menteri ESDM setelah Plt. Gubernur Aceh menerima enam nama calon Kepala BPMA hasil uji kelayakan dan kepatutan oleh Timsel. Proses seleksi itu berlangsung sejak 31 Juli hingga 5 September 2019.

Dengan dilantiknya TMF, kini BPMA memiliki kepala definitif. Sebelumnya, Azhari Idris menjadi Pelaksana Tugas Kepala BPMA setelah ditunjuk oleh Menteri ESDM sejak 27 Juli 2018 lalu. Azhari Idris ditunjuk memimpin sementara instansi ini lantaran masa jabatan Marzuki Daham—yang dilantik sebagai Kepala BPMA pada 11 April 2016 silam—sudah berakhir pada 26 Juli 2018 setelah beberapa kali diperpanjang.  

BPMA adalah suatu badan pemerintah yang dibentuk untuk melakukan pengelolaan dan pengendalian bersama kegiatan usaha hulu di bidang migas yang berada di darat dan laut di wilayah kewenangan Aceh (0 sampai 12 mil laut). BPMA dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Bersama Sumber Daya Alam Migas di Aceh, yang merupakan PP turunan UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA).[](nsy)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.