18 February 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia

Aceh Jaya
APBA 2019: Pembangunan Rumah Kaum Duafa Krueng Tho Terbengkalai, Begini Kondisinya

...

  • PORTALSATU
  • 07 December 2019 17:30 WIB

Pembangunan rumah kaum di Gampong Krueng Tho, Kecamatan Darul Hikmah, Aceh Jaya, terbengkalai. Foto kiriman Keuchik Krueng Tho, Said Ramadhan
Pembangunan rumah kaum di Gampong Krueng Tho, Kecamatan Darul Hikmah, Aceh Jaya, terbengkalai. Foto kiriman Keuchik Krueng Tho, Said Ramadhan

CALANG – Pembangunan tiga rumah bantuan untuk kaum duafa di Gampong Krueng Tho, Kecamatan Darul Hikmah, Aceh Jaya, bersumber dari APBA tahun 2019 dilaporkan baru sebatas pekerjaan fondasi. Pembangunan rumah layak huni itu terbengkalai sejak sebulan lalu lantaran sampai sekarang pihak rekanan tidak melanjutkan pekerjaan.

Keuchik Gampong Krueng Tho, Said Ramadhan Assegaf, mengatakan gampongnya mendapat tiga rumah bantuan untuk kaum duafa bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2019 melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim).

“Tiga kaum duafa calon penerima rumah bantuan itu Adnan Ramli (60 tahun), Imran (65) dan Ti Hasanah (55). Ketiganya memang rumahnya tak layak huni,” kata Said Ramadhan kepada portalsatu.com melalui telepon seluler, Sabtu, 7 Desember 2019.

Said Ramadhan menjelaskan, akhir Oktober 2019 lalu, pihak rekanan telah membongkar tiga rumah tidak layak huni milik kaum duafa calon penerima bantuan tersebut. Rumah lama dibongkar agar dapat dibangun rumah layak huni di lokasi itu. “Ternyata setelah rumah itu dibongkar, pihak rekanan hanya membuat fondasi (untuk rumah baru). Setelah itu sampai sekarang belum dilanjutkan pekerjaan,” ujarnya.

“Saya juga mempertanyakan, kenapa pembangunan rumah itu tidak dilanjutkan lagi. Sementara nasib kaum duafa itu sekarang sangat memprihatinkan. Karena setelah rumahnya dibongkar, tiga kaum duafa itu ada yang harus tinggal di rumah tetangga, dan ada yang tinggal di gubuk darurat yang dibangun di dekat rumahnya yang sudah dibongkar,” ungkap Said Ramadhan.

(Foto kiriman Said Ramadhan, Keuchik Krueng Tho)

Said Ramadhan berharap Dinas Perkim Aceh segera melanjutkan pembangunan rumah layak huni untuk tiga kaum duafa itu sampai tuntas. “Sendainya tidak dibangun permanen, semi permanen pun bisa, supaya mereka bisa kembali tinggal di rumah,” ujarnya.

Dilihat portalsatu.com pada laman resmi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP RI, dalam RUP Dinas Perkim Aceh tahun anggaran 2019, terdapat 13 paket pembangunan rumah layak huni untuk Kecamatan Darul Hikmah, Aceh Jaya, dengan pagu Rp85 juta/unit.

Tiga di antaranya di Gampong Krueng Tho. Yakni, paket pembangunan rumah layak huni untuk Ti Hasanah NIK 114082212110001, Adnan Ramli NIK 1114042311100030, dan Imran Yunus NIK 1114040804081600.

(Screenshot RUP Dinas Perkim Aceh tahun 2019)

Kepala Dinas Perkim Aceh, T. Mirzuan, dikonfirmasi portalsatu.com melalui pesan WhatsApp (WA), Sabtu, 7 Desember 2019, belum merespons terkait pembangunan rumah untuk kaum duafa di Gampong Krueng Tho itu terbengkalai.

Sementara Kabid Perumahan Dinas Perkim Aceh, Agussalem, dikonfirmasi melalui pesan WA, ia menulis, “Mohon maaf bang, tanyak aja langsung ke Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) wilayah dua  atau ke Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), atau hari Senin datang ke kantor hari kerja jumpa Pak Jackluiansyah,  anggotanya Penyehatan Lingkungan Permukiman (PLP)”.[](nsy)

Penulis: Khairul Anwar

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.