28 September 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


DPRK Aceh Tenggara Kunker ke Subulussalam, Sepakat Tembuskan Gelombang-Muara Situlen

...

  • SUDIRMAN
  • 13 January 2020 16:40 WIB

Foto: dok. Humas Setwan Subulussalam
Foto: dok. Humas Setwan Subulussalam

SUBULUSSALAM - DPRK Subulussalam dan DPRK Aceh Tenggara sepakat bersama-sama memperjuangkan ruas jalan Gelombang, Sultan Daulat menuju Muara Situlen, Kutacane dapat dibuka, sehingga jarak tempuh semakin dekat.

Keinginan menembus Muara Situlen-Gelombang disampaikan 23 anggota DPRK Aceh Tenggara saat kunjungan kerja ke DPRK Subulussalam dalam rangka menjalin silaturahmi, Senin, 13 Januari 2020.

Kedatangan wakil rakyat dari Aceh Tenggara, disambut Ketua DPRK Subulussalam Ade Fadly Pranata Bintang, S.Ked., Wakil Ketua II DPRK Dewita Karya, Anggota DPRK H. Zainuddin, Karlinus, Gusfri Maha Putra Pinem dan Jefri Husni. 

Ketua DPRK Subulussalam Ade Fadly Pranata Bintang mengatakan secara letak geografis Kota Subulussalam berbatasan langsung dengan Aceh Tenggara. Namun untuk menuju ke Kutacane harus melintasi tiga kabupaten dari Sumatera Utara, menempuh perjalanan sampai lima jam lebih.

"DPRK Subulussalam dan DPRK Aceh Tenggara akan membentuk Tim Bersama demi membahas dan mencari jalan keluar demi terwujudnya jalan lintas Gelombang-Muara Situlen," kata Ade Fadly Pranata Bintang kepada portalsatu.com dalam siaran pers dikirim Humas Setwan Subulussalam usai menerima kunjungan sebanyak 23 anggota DPRK Aceh Tenggara.

Sementara anggota DPRK Aceh Tenggara Tomi, S.Kep., mengatakan bahwa Kota Subulussalam dan Aceh Tenggara berada dan berbatasan dengan zona inti Taman Nasional Gunung Lauser sehingga sering terjadi konflik antara masyarakat yang ingin bercocok tanam dengan Badan Koservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

“Kota Subulussalam dan Aceh Tenggara dan 5 kabupaten lainnya masuk pada zona inti Taman Nasional Gunung Lauser dan di Aceh Tenggara, masyarakat yang ingin bercocok tanam masih dihantui konflik, kami rasa perlu kita cari solusi yang baik sehingga petani kita tidak merasa terancam,” kata Tomi.

Wakil Ketua DPRK Aceh Tenggara Jamudin Selian menambahkan kunker ke Kota Subulussalam ini dihadiri 23 anggota dewan bertujuan menjalin silaturahmi.

"Kami ke Subulussalam dalam rangka kunker untuk menjalin silaturahmi dengan DPRK Subulussalam karena secara geografis dan kultural Aceh Tenggara dan Subulussalam sangat dekat," ungkapnya.

"Bannyak masyarakat Aceh Tenggara tinggal di Subulussalam dan banyak masyarakat Subulussalam yang tinggal di Aceh Tenggara," ucap Jamudin.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.