07 July 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Kebijakan Penanganan Covid-19 di Aceh Dievaluasi Termasuk Jam Malam

...

  • Fakhrurrazi
  • 04 April 2020 11:47 WIB

Plt.Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Dok portalsatu
Plt.Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Dok portalsatu

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh mengevaluasi seluruh kebijakan terkait penanggulangan Coronavirus Diseases 2019 (Covid-19), yang telah dijalankan selama tiga bulan terakhir (Januari-Maret 2020).

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani mengatakan, evaluasi tersebut salah satu tentang tentang Maklumat Bersama Forkopimda Aceh tanggal 29 Maret 2020 tentang penerapan jam malam.

"Pemerintah akan menyepakati hasil evaluasi tersebut dengan Forkopimda Aceh untuk diambil langkah-langkah selanjutnya," ujar Saifullah dalam keterangan yang diterima portalsatu.com, Jumat, 3 April 2020.

Saifullah mengakui bahwa kebijakan jam malam tersebut menjadi polemik ditengah masyarakat. Ada yang menilai baik untuk mencegah penyebaran Covid-19, dan sebahagian menganggap kebijakan jam malam berdampak negatif terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat serta seperti darurat militer.

"Melakukan evaluasi terhadap maklumat penerapan jam malam, dalam waktu 24 jam ke depan akan menyepakati kembali hasil evaluasi tersebut diatas dengan Forkopimda Aceh untuk diambil langkah-langkah selanjutnya," kata pria yang akrab disapa SAG itu.

Karena itu, Pemeritah Aceh sedang mengevaluasinya. Apalagi pada 31 Maret, pemerintah pusat telah menerbitkan PP tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sebagai upaya percepatan penanganan Covid-19.

"Kebijakan berikutnya berpedoman pada PP 21 Tahun 2020, dan hasil kesepakatan Forkopimda Aceh Insya Allah segera diumumkan dalam waktu 24 jam," ucapnya.

Sementara itu, SAG menuturkan, untuk saat ini maklumat Forkopimda Aceh tentang jam malam tersebut masih tetap berlaku sampai adanya keputusan selanjutnya. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta semua elemen dalam memerangi pandemi corona di Tanah Rencong.

"Pemerintah Aceh mengimbau untuk berhati-hati dan bijak dalam mengkonsumsi berita dari media sosial yang belum tentu kebenarannya (Hoax/berita palsu)," tutur SAG.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.