08 December 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


16 Kepala Daerah Terima Anugerah Kihajar 2019 dari Kemendikbud, Ada dari Aceh

...

  • ANTARA
  • 14 November 2019 21:45 WIB

Kepala-kepala daerah yang menerima Anugerah Kihajar 2019 dari Kemendikbud RI di Balai Kartini, Jakarta, Kamis malam (14/11) (ANTARA/Prisca Triferna)
Kepala-kepala daerah yang menerima Anugerah Kihajar 2019 dari Kemendikbud RI di Balai Kartini, Jakarta, Kamis malam (14/11) (ANTARA/Prisca Triferna)

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyerahkan Anugerah Kihajar 2019 kepada 16 kepala daerah yang dianggap sukses menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memajukan sektor pendidikan di daerah masing-masing. Dari 16 kepala daerah itu, salah satunya Wali Kota Banda Aceh.

"Dalam anugerah malam ini kita juga akan memilih para kepala daerah yang sudah punya perhatian luar biasa dalam rangka menyiapkan putra-putrinya untuk menyongsong masa depan yang lebih baik," ujar Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Didik Suhardi, dalam acara penganugerahan Kihajar 2019 di Balai Kartini, Jakarta, Kamis, 14 November 2019, malam.

Daerah-daerah yang mendapat Anugerah Kihajar 2019 adalah kepala daerah Provinsi Jawa Timur, Provinsi Sulawesi Utara, Kota Surabaya, Kota Malang, Kota Bandung, Kota Semarang, Kota Banda Aceh, Kota Yogyakarta, Kota Jayapura, Kota Banjarbaru, Kabupaten Badung, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Deli Serdang.

Hadir dalam acara itu Wali Kota Bandung, Wakil Wali Kota Malang, Bupati Maluku Tenggara, Bupati Kutai Timur, Bupati Gowa, Bupati Deli Serdang, Wali Kota Yogyakarta, Wali Kota Banda Aceh, Wali Kota Jayapura dan Wali Kota Banjarbaru untuk menerima anugerah tersebut secara langsung.

Aspek-aspek yang dinilai untuk Anugerah Kihajar 2019 adalah kebijakan, tata kelola, implementasi baik terkait TIK, manajemen, dan komitmen untuk peningkatan sumber daya manusia, dampak pada guru, siswa dan prestasi sekolah, serta inovasi-inovasi yang dilakukan di daerah masing-masing.

Beberapa inovasi yang dilakukan kepala daerah penerima penghargaan seperti yang dilakukan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk komitmen merealisasikan inovasi e-administrasi dan Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun yang memanfaatkan teknologi untuk memberi akses ke daerah terpencil.

"Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi dan bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah yang lain agar IT menjadi bagian dari proses pendidikan dan kebudayaan sudah tidak bisa ditawar lagi," tegas Didik.

Reporter: Prisca Triferna Violleta.[]Sumber: antaranews.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.