19 July 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


192 Pasangan Menikah Masa Konflik Kembali Sidang Itsbat

...

  • PORTALSATU
  • 31 October 2016 22:00 WIB

LHOKSUKON - Pelayanan terpadu itsbat (penetapan) nikah dan pengadaan dokumen adminduk bagi pasangan yang menikah pada masa konflik kembali dilaksanakan di Aceh Utara hari ini, Senin, 31 Oktober 2016. Tujuannya agar warga bisa mendapatkan dokumen adminduk dengan cepat, mudah dan biaya murah.

Pelayanan terpadu kali dilakukan di kantor camat Nisam dan berlangsung secara gabungan yaitu dengan menggabungkan peserta dari Kecamatan Nisam (29 gampong) dan Kecamatan Nisam Antara (6 gampong).

Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Utara, H. Zulkifli Idris, M.Pd dalam sambutannya mengatakan, konflik berkepanjangan telah mengakibatkan warga tidak memiliki akta nikah. “Pemerintah Aceh Utara perlu memasang target agar warga segera bisa mendapatkan buku nikah,” ujarnya melalui siaran pers.

Zulkifli menambahkan, akta nikah merupakan dokumen kependudukan yang penting bagi semua orang. Sama halnya seperti kartu tanda penduduk dan ijazah.

Pelaksana Tugas Bupati Aceh Utara, Drs. Muhammad Jamil, M. Kes yang membuka kegiatan tersebut mengatakan saat ini masih ada sekitar 5.000 pasangan di Kabupaten Aceh Utara yang belum memiliki akta nikah. “Kami sedang mengupayakan anggaran agar itsbat selanjutnya bisa dilaksanakan pada awal 2017,” katanya.

Itsbat nikah gabungan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Utara, H. Usman, S. Ag, M. Pd, Kepala Mahkamah Syariah Aceh Utara, Al Azhary, M.H, Camat Nisam Antara, Irsyad, S. Sos dan Camat Nisam, Ibrahim, S. Sos.

Leila Juari, Sekretaris Jenderal RPuK mengatakan itsbat ini berlangsung secara swadaya dana. Masing-masing pasangan mengeluarkan biaya sendiri. “Biaya ini lebih murah 60% dari biaya itsbat seperti biasanya,” katanya, seraya berharap agar pelayanan terpadu seperti ini dapat menjadi model untuk kecamatan lainnya di Aceh Utara.[]

Editor: IHAN NURDIN

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.