21 August 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


2 Tersangka Ditangkap Polisi di Ladang Ganja, 2 Kabur

...

  • Fazil
  • 18 July 2019 21:30 WIB

Foto: Fazil/portalsatu.com
Foto: Fazil/portalsatu.com

LHOKSEUMAWE - Personel Polsek Sawang di-back-up Satres Narkoba Polres Lhokseumawe menangkap dua tersangka di ladang ganja seluas 5 hektare di Gampong Lancok, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Rabu, 17 Juli 2019 dini hari. 

Tersangka yang diamankan itu berinisial MU (36) dan SF (26), warga Gampong Lancok, Kecamatan Sawang, Aceh Utara. Penangkapan dua tersangka itu dipimpin Kapolsek Sawang, Ipda Zahabi.

Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh, Kombes Pol. M. Anwar Reksowidjojo, saat konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Kamis, 18 Juli 2019 sore, mengatakan, ladang ganja seluas 5 haktare di kawasan Gampong Lancok itu diketahui berdasarkan laporan masyarakat. Setelah memperoleh informasi itu, anggota polisi menuju lokasi, Rabu dini hari. Lalu, tim dipimpin Kapolsek Sawang melakukan pengintaian ke arah sebuah gubuk di ladang ganja dan memastikan ada orang di dalam gubuk itu.

Setelah dilakukan pengintaian, menurut Anwar, diketahui ada empat laki-laki di tempat itu. Saat dilakukan penangkapan dua orang melarikan diri, sehingga hanya dua tersangka berhasil ditangkap.   Selanjutnya, kata dia, dilakukan penggeledahan gubuk tersebut dan ditemukan ganja kering seberat 20 Kg.

"Lalu Kapolsek (Ipda Zahabi) melakukan interogasi terhadap kedua tersangka yang diamankan itu dan mengakui bahwa ganja kering tersebut milik mereka hasil panen dari lahan seluas 5 hektare di gampong setempat," ujarnya. 

Anwar menambahkan, keesokan harinya Kapolsek Sawang berkoordinasi dengan Tim Satres Narkoba Polres Lhokseumawe untuk dilakukan pemusnahan ladang ganja tersebut.

Adapun barang bukti yang diamakan yakni ganja kering seberat 20 Kg, satu pompa, sebuah gunting, dan bukti temuan di lapangan terdapat ladang ganja seluas 5 hektare. 

"Keberhasilan ini berkat kerja keras anggota (polisi) di lapangan dan partisipasi masyarakat," katanya. 

Anwar menyebutkan, tersangka dijerat Pasal 111 Jo Ayat (2) Pasal 114 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara. 

Dalam konferensi pers tersebut turut hadir Kasat Reserse Narkoba Polres Lhokseumawe, Iptu Zeska Julian Wijaya, Wakapolres Lhokseumawe, Kompol Mughi Prasetyo Habrianto, Kepala Labfor Cabang Medan, Kombes Pol Wahyu Marsudi, dan Kapolsek Sawang Ipda Zahabi.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.