18 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


20 Warga Rohingya Dibawa ke Kantor Imigrasi Langsa, Ini Nama-namanya

...

  • Fazil
  • 04 December 2018 19:30 WIB

Foto: Fazil
Foto: Fazil

ACEH TIMUR - Sebanyak 20 warga Rohingya dari Myanmar dibawa ke Kantor Imigrasi Kota Langsa untuk dilakukan pendataan lebih lanjut, Selasa, 4 Desember 2018.

Mereka dibawa dari Rumdis Pos TNI-AL, Kuala Idi Rayek, Aceh Timur, ke Kantor Imigrasi Langsa dengan pengawalan petugas imigrasi dan polisi. Sebelumnya dikabarkan mereka terdampar di Kuala Idi, Selasa pagi. Ke-20 warga Rohingya itu Hafiz Muhammad Ismail (20, Muhammad Takim (18), Muhammad Amin (14), Nur Islam (19) Suef Muhammad (50), Abdul Karem (14), Muhammad Hayat, (15), Muhammad Salem (27), Muhammad Salem (17), Amir Ali (28).

Berikutnya, Salmulloh (24), Muhammad Nur Syumi (18), Abdul Maud (16), Harsyik (16) Abdul Rohim (14), Muhammad Idris (18), Rusyi Tamot (28), Abdul Rizik (19), Syekara Khumar (13), dan Muhammad Zubir (14).

Sebelum mereka dibawa ke Kantor Imigrasi Langsa, sejumlah unsur Forkopimda Aceh Timur juga melakukan koordinasi dengan pihak imigrasi yang dihadiri Kasi Intel Dakim Imigrasi Kelas II Kota Langsa, Fachryan, Kepala Dinas Sosial (Kadis) Aceh Timur, Elfiandi, Wakapolres Aceh Timur Kompol Warosidi, S.H, M.H., Asisten II Setda Aceh Timur, Usman A. Rachman, dan sejumlah pihak lainnya.

Wakapolres Aceh Timur, Kompol Warosidi, mengatakan, berdasarkan pengakuan mereka meninggalkan Myanmar karena di sana belum aman bagi warga Rohingnya. Untuk sementara mereka dibawa ke Kantor Imigrasi Langsa untuk dilakukan pendataan lebih lanjut.

"Tujuannya untuk mengambil langkah selanjutnya berkenaan penanganan warga Rohingnya tersebut," kata Warosidi kepada para wartawan, di Pos TNI-AL, Kuala Idi Rayek, Aceh Timur, Selasa, sore.

Kasi Intel Dakim Imigrasi Kelas II Kota Langsa, Fachryan, menyebutkan, bila mengacu pada peraturan pemerintah bahwa ini harus diverifikasi terlebih dahulu, karena ada beberapa indikasi yang menyangkut dengan tidak yakin bahwa mereka mengungsi.

"Sampai saat ini kita belum tahu apa tujuan mereka ke sini, dan masih perlu dilakukan verifikasi atau pendataan lagi secara detail. Karena warga Rohingnya itu tidak memiliki dokumen lengkap, maka ini masih dalam pengembangan untuk mendapatkan kejelasan status mereka," ujar Fachryan.

Artinya, lanjut Fachryan, warga Rohingnya tersebut ditampung sementara di Imigrasi Langsa untuk dilakukan pendataan secara akurat. Jika sudah ada kejelasaan maka nanti akan dicari solusi selanjutnya.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.