25 November 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


400 Penabuh Rapa-i Uroh Tampil Memukau

...

  • SIRAJUL MUNIR
  • 13 November 2017 21:00 WIB

Atraksi Rapa-i Uroh yang ditabuh 400 seniman tradisi tampil memukau dalam acara Launching Ikon Seni Budaya Kota Lhokseumawe di Lapangan Hiraq, Minggu sore, 12 November 2017. @SIRAJUL MUNIR
Atraksi Rapa-i Uroh yang ditabuh 400 seniman tradisi tampil memukau dalam acara Launching Ikon Seni Budaya Kota Lhokseumawe di Lapangan Hiraq, Minggu sore, 12 November 2017. @SIRAJUL MUNIR

LHOKSEUMAWE - Atraksi Rapa-i Uroh yang ditabuh 400 seniman tradisi tampil memukau dalam acara Launching Ikon Seni Budaya Kota Lhokseumawe di Lapangan Hiraq, Minggu sore, 12 November 2017. Kegiatan tersebut dilaksanakan Dewan Kesenian Kota Lhokseumawe dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh.

Acara tersebut dibuka oleh Wakil Wali Kota Lhokseumawe Yusuf Muhammad, dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi, Kepala Bank Indonesia perwakilan Lhokseumawe, Yufrizal, Dandim Aceh Utara Fadjar Wahyudi Broto, Ketua DPRK Lhokseumawe M Yasir Umar, Kajari Lhokseumawe Mukhlis SH dan Ketua Dewan Kesenian Kota Lhokseumawe Nazaruddin.

Wakil Wali Kota dalam sambutannya mengajak semua masyarakat Lhokseumawe menjaga dan melestarikan seni budaya indatu sebagai benteng masuknya seni budaya luar yang merusak.

“Hari ini masyarakat bisa menyaksikan sebuah tradisi seni budaya yang dipertahankan dengan baik, Rapai Uroh patut dijadikan ikon seni budaya kota, karena mampu berkembang di masa gempuran seni luar yang mulai merusak sistem sosial dan budaya masyarakat,” kata Yusuf.

Ia juga mengapreasiasi kegiatan tersebut dan harus sering digelar untuk menarik minta kunjungan wisatawan domestik dan asing ke kota tersebut.

“Kegiatan seperti ini harus sering diadakan, baik oleh pemerintah maupun oleh lembaga pegiat seni. Tujuannya, selain untuk menarik minat kunjungan wisata untuk mendukung program pemerintah juga menambah pendapatan pedagang kecil dan saya yakin sektor lainnya juga akan bertambah,” tambahnya.

Acara berlangsung mulai dari pukul 16.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB, sebelum atraksi rapai, perwakilan Museum Rekor Indonesia (MURI) menyerahkan sertifikat pemecahan rekor tas motif Aceh terbesar kepada kepala Bank Indonesia Perwakilan Lhokseumawe Yufrizal.[]

Editor: THAYEB LOH ANGEN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.