21 September 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


41 TKA Asal Cina Datang Lagi ke Nagan Raya, Ini Kata KSPI Aceh

...

  • Fakhrurrazi
  • 12 September 2020 14:40 WIB

Ilustrasi tenaga kerja asing. Foto: tvOne
Ilustrasi tenaga kerja asing. Foto: tvOne

BANDA ACEH - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Aceh mempertanyakan kegunaan Qanun Aceh yang mengatur ketenagakerjaan. KSPI Aceh merasa berang terkait kedatangan kembali 41 Tenaga Kerja Asing (TKA) dari Cina ke Nagan Raya.

"Kami pertanyakan bagaimana dengan aturan dalam qanun, bagaimana soal tenaga pendamping," kata Sekretaris KSPI Aceh, Habibie Inseun, Jumat, 11 September 2020. 

Jika kondisinya para TKA begitu mudah masuk ke Aceh, Habibie juga mempertanyakan apa keistimewaan Aceh sebagai daerah khusus, di luar pertahanan keamanan, politik luar negeri, moneter, yustisi dan fiskal. 

"Kalau soal tenaga kerja wujud nyatanya adalah lahir Qanun Nomor 7 Tahun 2014, terus itu apa gunanya qanun, Aceh seperti tidak berdaya dalam kekuatan kekuasaan," ujarnya. 

Habibie menyebutkan, lebih dari 850 ribu penduduk miskin di Aceh perlu diperhatikan, serta para lulusan perguruan tinggi membutuhkan lapangan pekerjaan. 

"Kalau investasi hadir tidak dapat memberikan perlindungan di mana pemerintah," tanya Habibie.

Habibie menegaskan, pihaknya tidak anti terhadap investasi dan pihak asing, tetapi dibutuhkan kepastian dari pelaksanaan peraturan perundang-undangan berlaku. 

Menurut Habibie, masalah TKA tersebut lebih penting dan genting diselesaikan pemerintah dari persoalan politik dalam pemerintahan yang bergulir sekarang ini.

"Kami menilai eksekutif dan legislatif "terhipnotis". Kami akan lakukan aksi bersama kelompok masyarakat terhadap persoalan ini, kami juga ingin tahu siapa sebetulnya dibelakangnya yang mem-back-up sehingga landing mulus," ungkapnya. 

Berdasarkan informasi diterima pihaknya, lanjut Habibie, dari 41 TKA tersebut 39 Laki-laki dan dua perempuan. Satu pekerja wanita merupakan istri dari salah seorang di antara mereka, satunya lagi teman dekat. 

"Dari informasi sementara yang kami terima, dalam dokumen TKA itu semua skill workers sebagai mekanikal engineer, konstruksi engineer dan lain-lain," ungkap Habibi.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.