21 September 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


44 TKA Cina akan Kembali Masuk ke Aceh

...

  • Fakhrurrazi
  • 10 September 2020 10:30 WIB

Ilustrasi TKA Cina @Republika
Ilustrasi TKA Cina @Republika

Kabar kedatangan 44 TKA Cina itu diketahui setelah KSPI Aceh melakukan pertemuan informal dengan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh.

BANDA ACEH - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) daerah Aceh menerima informasi bahwa sebanyak 44 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Cina bakal kembali tiba di Aceh pada Jumat, 11 September 2020. 

"Informasi terbaru 44 orang TKA Cina akan kembali landing di Aceh pada 11 September 2020 mendatang, mereka bakal masuk ke Nagan Raya," kata Sekretaris KSPI Aceh, Habibi Inseun, Kamis, 10 September 2020.

Habibi menyampaikan, kabar kedatangan 44 TKA Cina itu diterima pihaknya setelah melakukan pertemuan informal dengan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh. 

Habibi menyampaikan, Disnakermobduk Aceh baru saja menerima surat dari Disnaker Nagan Raya tentang permohonan untuk menurunkan tim pengawas tenaga kerja pada 11 September 2020 nanti untuk memeriksa kelengkapan dokumen 44 TKA Cina yang akan masuk dan bekerja di PLTU 3-4 Nagan Raya.

"Kadisnaker provinsi terkejut karena PT Meulaboh Power Generation (PT MPG) belum menyampaikan apapun terkait rencana penggunaan dan kehadiran TKA tersebut," ujarnya. 

Habibi mengaku sudah menghubungi Kadisnaker Nagan Raya Rahmatullah, dan ia juga membenarkan bahwa 44 TKA Cina akan datang ke kabupaten tersebut sebagaimana kabar dari agen yang membawa pekerja Cina itu untuk bekerja di PT MPG. "Besok perwakilan agen akan dipanggil untuk dimintai keterangan lebih detail terkait dokumen dan hal lain-lainnya," katanya. 

Habibi menuturkan, hasil rapat Forkopimda Nagan Raya terkait 39 TKA yang telah masuk dan bermasalah sebelumnya agar disiapkan tenaga pendamping lokal. Namun, PT MPG sepertinya tidak menggubrisnya. Buktinya, 44 orang pekerja dari Cina akan masuk, dan rencananya persiapan perekrutan tenaga kerja lokal dibicarakan kemudian hari. 

"Bagi kami FSPMI-KSPI Aceh, ini melanggar qanun Aceh Nomor 7 tahun 2014, wajar saja kalau kami anggap qanun itu bagaikan kertas kosong," jelasnya.

Terkait informasi kedatangan TKA Cina ini, kata Habibi, pihaknya sudah menyampaikan kepada Kapolda Aceh agar dapat menindaklanjutinya. Pihaknya juga sudah berbicara dengan DPRA, dan menegaskan penolakan terhadap kehadiran TKA unskill dan unprosedure. Bahkan, Kadisnaker Aceh juga merasa kecewa terhadap PT MPG karena tidak memberikan laporan apapun. 

"Instansi terkait lainnya seperti Kanwilkumham, Kesbangpol, Staf Ahli Gubernur, Biro Hukum, DPMPTSP juga sudah komit dan ambil sikap, tapi nyatanya informasinya (TKA) tetap saja hadir," pungkas Habibi.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.