17 February 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


75 Persen Guru PNS Gayo Lues Gadaikan SK di Bank

...

  • portalsatu.com
  • 25 November 2019 14:33 WIB

Bupati Gayo Lues H Muhammad Amru melepaskan peserta pawai HUT Guru [foto: Win Porang]
Bupati Gayo Lues H Muhammad Amru melepaskan peserta pawai HUT Guru [foto: Win Porang]

Sebagian besar guru di Kabupaten Gayo Lues menggadaikan SK Pegawai Negeri Sipil (PNS) di bank untuk berbagai kebutuhan, jumlahnya mencapai 75 persen.

BLANGKEJEREN – Soal banyaknya guru PNS yang menggadaikan SK di bank tersebut diungkapkan Bupati Gayo Lues, H Muhammad Amru saat upacara hari guru di lapangan Pancasila, Blangkejeren, Senin, 25 November 2019.

"Guru merupakan pahlawan tanpa jasa, tapi guru saat ini banyak yang mengadaikan SK-nya, dan hal ini belum diketahui Menteri dan harus disampaikan supaya bisa dicarikan solusinya," katanya.

Amru juga menyorot keberadaan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang tanggungjawabnya kini diambil alih oleh provinsi. Ia meminta agar dikembalikan ke daerah agar lebih mudah dilakukan kontrol dan peningkatan kualitas lulusan.

"Bupati disuruh berupaya lebih banyak meluluskan siswa SMA ke perguruan tinggi, sementara kewenangan ada di Pemerintah Provinsi. Jarak yang diberikan ini harus dirubah Kemendikbud supaya Bupati bisa lebih dekat lagi dengan siswa SLTA," pintanya.

Kepala Dinas Pendidikan Gayo Lues, Anwar usai upacara mengatakan, jumlah guru PNS di Gayo Lues kurang lebih mencapai 800 orang, dan dari jumlah itu, 75 persen diantaranya sudah menggadaikan SKnya untuk meminjam uang di bank.

"Sebenarnya pengadaian SK ke BANK oleh guru ini tidak terlalu mempengaruhi proses belajar mengajar, yang sangat berpengaruh yaitu ke ekonomi guru, karena bisa jadi gaji yang diterima dengan keutuhan akan minus," katanya.

Rata-rata guru yang mengambil pinjaman di bank antara Rp 50 juta hingga Rp 100 juta dengan masa pinjaman sampai 10 tahun angsuran. Tapi Anwar mengatakan selama dirinya menjadi kepala dinas guru yang mengambil pinjaman ke bank sudah dibatasi.

"Selama saya menjadi kepala Dinas Pendidikan, guru yang hendak meminjam uang ke Bank sudah saya batasi, yaitu hanya 50 persen per bulan yang boleh dipotong dari jumlah gaji yang diterima, kalau lebih dari situ tidak saya izinkan meski ada yang menangis datang ke kantor," katanya.[Win Porang]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.