21 May 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Aceh Besar Segera Miliki Mal Pelayanan Publik

...

  • PORTALSATU
  • 10 April 2019 12:15 WIB

Asdep Koordinasi Pelaksanaan, Kebijakan, dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah I, Noviana Andrina bersama Bupati Aceh Besar Mawardi, Senin(8/4). Foto: menpan.go.id
Asdep Koordinasi Pelaksanaan, Kebijakan, dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah I, Noviana Andrina bersama Bupati Aceh Besar Mawardi, Senin(8/4). Foto: menpan.go.id

JANTHO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar sedang mempersiapkan beroperasinya Mal Pelayanan Publik (MPP) dengan target 200 jenis layanan. Selain pusat pelayanan modern, MPP ini juga berfungsi sebagai pusat kuliner bagi masyarakat.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), kesiapan MPP Aceh Besar ini ditinjau oleh Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan, Kebijakan, dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah I, Noviana Andrina, 8 April 2019. Dalam peninjauan itu, Noviana juga memberikan masukan agar pelayanan di MPP Aceh Besar lebih optimal.

“MPP ini masih memerlukan redesign untuk menyesuaikan kebutuhan unit pelayanan yang akan bergabung seperti kepolisian dan layanan imigrasi yang memerlukan ruang lebih luas dan peralatan khusus,” ujar Noviana, dikutip portalsatu.com dari menpan.go.id, 10 April 2019.

Dalam kunjungan itu, Noviana disambut Bupati Aceh Besar Mawardi Ali, Asisten bidang Administrasi Umum Seta Aceh Besar Samsul Bahri, dan Kepala Bagian Organisasi Syahrial Amanullah.

Lokasi yang akan dijadikan MPP ini adalah Gedung Pasar Mal Lambaro di pusat kota dan cukup strategis.

Noviana mengatakan, khusus untuk layanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) sebaiknya ditempatkan di lantai paling atas dan berdekatan dengan pusat kuliner. Penempatan itu mengingat pelayanan Dukcapil adalah layanan yang diperkirakan paling ramai dikunjungi masyarakat.

Penempatan dan tata ruang MPP juga perlu didesain dengan memperhatikan alur layanan serta kebutuhan sarana dan prasarana yang mendukung kenyamanan pengunjung. Layanan yang sekiranya akan dikunjungi banyak masyarakat, agar tidak ditempatkan berdekatan.

Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, menegaskan jajarannya akan fokus pada perbaikan kualitas pelayanan yang dibuktikan dengan pembangunan MPP ini. “Ditargetkan minimal ada 200 jenis layanan dan mulai beroperasi pada Agustus atau September tahun ini,” katanya.

Noviana menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran Pemkab Aceh Besar yang sudah berkomitmen untuk mendirikan pusat pelayanan modern ini. Pemkab Aceh Besar merupakan salah satu dari 27 pemda yang menandatangani komitmen dengan Menteri PANRB, Syafruddin, 27 Maret lalu. Tujuan adanya MPP memberi kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan, dan kenyamanan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.[](*)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.