30 May 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


AJI Kecam Gugus Tugas Covid-19 Lhokseumawe Gelar Konferensi Pers Tatap Muka

...

  • PORTALSATU
  • 02 April 2020 21:30 WIB

Agustiar, Ketua AJI Lhokseumawe. Foto: dok./istimewa
Agustiar, Ketua AJI Lhokseumawe. Foto: dok./istimewa

LHOKSEUMAWE - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Lhokseumawe mengecam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Lhokseumawe lantaran menggelar konferensi pers tatap muka terkait penyerahan bantuan dari PT Perta Arun Gas (PAG) kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe, di Sekretariat Gugus Tugas Covid-19, Meunasah Mee Kandang, Muara Dua, Lhokseumawe, Kamis, 2 April 2020, sore. 

Ketua AJI Lhokseumawe, Agustiar, menilai kegiatan tersebut bertolak belakang dengan imbauan pemerintah kepada masyarakat untuk menjaga jarak fisik guna mencegah penyebaran Coronavirus disease (Covid-19). AJI Lhokseumawe menilai Pemko Lhokseumawe melanggar sendiri imbauan yang telah diterbitkan wali kota. 

 "Pemerintah mengimbau kepada masyarakat agar tidak berkeliaran di luar rumah, serta mengimbau agar tidak berkumpul dalam satu lokasi. (Konferensi pers tatap muka) ini jelas sangat kontraproduktif dengan imbauan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 serta Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Covid-19. Dimana salah satunya adalah dengan menjaga jarak fisik,” ujar Agustiar dalam siaran persnya, Kamis malam.

Sebelumnya, AJI Lhokseumawe telah menyurati Wali Kota Lhokseumawe dan menyerahkan protokol keamanan peliputan kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang diterima langsung Wali Kota Suaidi Yahya.

“Kita telah menyurati dan menyerahkan protokol liputan kepada Wali Kota Lhokseumawe yang saat itu didampingi Sekda. Harapan kita agar tidak lagi digelar konferensi pers tatap muka yang mengumpulkan orang banyak. Tapi kondisi tersebut malah terkesan kurang direspons oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Lhokseumawe,” tegas Agustiar.

BacaAJI Minta Pemko Lhokseumawe dan Pemkab Aceh Utara Terapkan Protokol Keamanan Peliputan

Pantauan AJI Lhokseumawe, konferensi pers tersebut dihadiri sejumlah jurnalis, beberapa anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Lhokseumawe serta perwakilan PT PAG. "Para jurnalis yang hadir tidak menjaga posisi jarak aman saat konferensi pers tersebut".

Agustiar menilai Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Lhokseumawe telah melanggar peraturan berlaku, dan hal itu dapat diancam pidana satu tahun penjara karena dianggap menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah, sesuai pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular. 

AJI Lhokseumawe mengkritik keras Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Lhokseumawe yang menggelar konferensi pers secara tatap muka. "Seharusnya menggunakan metode daring, apalagi berita yang disampaikan tidak mendesak". 

AJI Lhokseumawe juga mengimbau perusahaan media agar tidak mengirimkan jurnalis ke tempat yang berpotensi terjadi kerumunan orang, dan meminta jurnalisnya tak mengikuti konferensi pers tatap muka yang mengumpulkan orang banyak.

AJI Lhokseumawe meminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Ombudsman RI untuk menganalisis potensi pelanggaran yang dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Lhokseumawe di sekretariatnya.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.