02 June 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Alhamdulillah, Santri Simeulue Sembuh dari Covid-19, Kasus Baru Warga Aceh Tamiang 

...

  • portalsatu.com
  • 22 May 2020 22:15 WIB

Saifullah Abdulgani. Foto: Humas Setda Aceh
Saifullah Abdulgani. Foto: Humas Setda Aceh

BANDA ACEH - Satu lagi penderita Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Aceh, inisial AS (20), asal Simeulue, telah l sembuh. Sementara satu kasus baru diketahui positif infeksi Covid-19 merupakan warga Kabupaten Aceh Tamiang, inisial Muk (51).

Hal itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG), Jumat, 22 Mei 2020. SAG menjelaskan, hasil pemeriksaan terakhir sampel swab cairan kerongkongan dan cairan hidung AS di Balai Litbangkes Aceh, kawasan Lambaro, Aceh Besar, menunjukkan negatif Covid-19. AS juga telah meninggalkan ruang isolasi Pinere RSUZA Banda Aceh, hari ini. 

Menurut SAG, AS dirujuk ke rumah sakit rujukan Covid-19 RSUZA Banda Aceh pada 13 Mei 2020, setelah pemeriksaannya dengan rapid test menunjukkan tanda reaktif, serta hasil pemeriksaan swab cairan kerongkongan dan hidungnya dengan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) juga konfirmasi positif Covid-19, pada 5 Mei 2020. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, AS merupakan salah seorang santriwan yang selama ini belajar di Pondok Pesantren (Ponpes) Temboro, Magetan, Jawa Timur. Ia pulang ke Simeulue bersama empat santri lainnya secara bergelombang pada 23 April dan 25 April 2020, dan langsung diisolasi di RSU di pulau itu. 

“Alhamdulillah, setelah sekitar 10 hari dirawat Tim Medis Covid-19 RSUZA Banda Aceh, AS sudah negatif virus corona, dan bisa berkumpul lagi dengan keluarganya,” kata SAG. 

Sementara itu, lanjut SAG, satu kasus baru Covid-19 Aceh dilaporkan berinisial Muk (51) merupakan warga Aceh Tamiang. Pada 18 Mei 2020, Muk datang sendiri ke IGD RSUD RSUD Aceh Tamiang karena memiliki gejala demam tinggi dan gejala batuk-batuk, setelah pulang dari Medan, Sumatera Utara.

“Hasil rapid test yang dilakukan RSUD Aceh Tamiang menunjukkan reaktif virus. Karena itu dilanjutkan dengan pengambilan swab cairan tenggorokan dan hidungnya untuk dikirim ke Laboratorium RT-PCR Balai Litbangkes Aceh, Lambaro, Aceh Besar,” urai SAG. 

Hasilnya, Muk konfirmasi positif Covid-19, sesuai laporan Kepala Balai Litbangkes Aceh, Dr. Fahmi Icwansyah, S.Kp , MPH., kepada Kepala Penanggulangan Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Aceh, dr. Hanief, 21 Mei 2020.  

“Muk tercatat sebagai kasus ke-19 penderita Covid-19 di Aceh,” kata SAG. 

Kasus Covid-19

SAG menyampaikan kondisi terakhir percepatan penanganan Covid-19 oleh Gugus Tugas Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota per 22 Mei 2020, pukul 15.00 WIB. Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Aceh sebanyak 2.007 kasus/orang. Ada penambahan 3 kasus  dibandingkan kemarin.   

“Dari 2.007 jumlah ODP, sebanyak 64 orang  masih dalam pantauan petugas kesehatan, 1.943 orang sisanya telah selesai menjalani proses pemantauan atau karantina mandiri,” kata SGA

Sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tidak bertambah, masih 101 kasus, dan semuanya telah sembuh. Kasus PDP meninggal di Aceh tercatat 1 kasus pada Maret 2020 lalu. 

Sedangkan angka Positif Covid-19 di Aceh hingga saat ini tetap 19 orang, yakni 2 orang dalam perawatan di rumah sakit rujukan, 16 orang sudah sembuh, 1 orang meninggal dunia, juga pada Maret 2020, jelasnya. 

“Jumlah penderita Covid-19 di Aceh memang tidak sebanyak daerah lain. Kita tetap harus waspada dan mencegah penularannya di gampong-gampong supaya tidak terjadi lonjakan kasus usai hari raya nanti,” pungkas SAG.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.