12 November 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Aliansi Buruh Unjuk Rasa, Anggota DPRA Ini Dukung Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

...

  • PORTALSATU
  • 02 October 2019 11:30 WIB

Anggota DPRA, Bardan Sahidi, menyambut massa Aliansi Buruh Aceh yang berunjuk rasa di Gedung DPR Aceh, 2 Oktober 2019. Foto istimewa
Anggota DPRA, Bardan Sahidi, menyambut massa Aliansi Buruh Aceh yang berunjuk rasa di Gedung DPR Aceh, 2 Oktober 2019. Foto istimewa

BANDA ACEH – Massa Aliansi Buruh Aceh berunjuk rasa di halaman Gedung DPRA, di Banda Aceh, Rabu, 2 Oktober 2019. Mereka disambut Ketua Sementara DPRA, Dahlan Jamaluddin dari Partai Aceh (PA), dan anggota DPR Aceh dari PKS, Bardan Sahidi.

Dalam aksi damai itu, Aliansi Buruh Aceh menyampaikan tiga tuntutan kepada pemerintah. Yakni, menolak rencana RUU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan, menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan khususnya untuk kelas tiga, dan meminta revisi PP 78/2015 tentang Pengupahan.

Anggota DPRA dari PKS, Bardan Sahidi, menyambut massa itu dengan menyalami satu per satu peserta aksi yang berdiri paling depan, dan juga cipika-cipiki dengan beberapa pendemo.

Bardan Sahidi menyampaikan kepada massa bahwa Aceh dengan Qanun Nomor 7 Tahun 2014 tentang Ketenagakerjaan, adalah payung hukum bagi buruh dan pekerja di Aceh.

“Hak buruh telah diatur di dalamnya (Qanun Aceh 7/2014) yang memuat hak layak kerja, layak upah dan layak hidup,” kata Bardan Sahidi. 

Demikian juga dengan cuti libur kerja tahunan saat peringatan tsunami. Upah layak minimum provinsi (UMP) ditetapkan bersama Dewan Pengupahan (serikat buruh, pemberi kerja dan pemerintah). 

“Saya sepakat dan mendukung tolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan dan tolak tenaga kerja asing,” tegas politikus asal Gayo itu.

Aksi damai tersebut berlangsung satu jam lebih. Setelah mendengar respons Bardan Sahidi, massa Aliansi Buruh Aceh meninggalkan Gedung DPRA menuju Kantor Gubernur.[](nsy/*

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.