18 February 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Anak-anak Rumah Baca Maslamah Foundation Deklarasikan Anti Kekerasan Terhadap Anak

...

  • PORTALSATU
  • 25 July 2016 12:15 WIB

istimewa
istimewa

JAKARTA - Anak-anak yatim duafa yang tergabung dalam Rumah Baca Maslamah Foundation mendeklarasikan "Anti Kekerasan Pada Anak", sebagai bentuk ketidaksetujuan berbagai macam polemik yang terkait dengan rasa tidak aman dan kejahatan seksual terhadap anak, yang marak diberitakan dan semakin mencuat ke permukaan.

Deklarasi Anti Kekerasan Pada Anak ini dibacakan langsung oleh anak-anak bersama para volunteer rumah baca maslamah Foundation di Jakarta, Minggu, 24 Juli 2016.

Point deklarasi menyatakan penolakan terhadap “Ketidakadilan, kekejaman, penganiayaan dan kekerasan terhadap anak-anak Indonesia, serta mendukung sanksi hukuman bagi oknum perusak generasi muda Indonesia”.

Founder Maslamah Foundation, Hendrico Zafari yang biasa dipanggil Ayah Rico mengatakan, anak-anak ibarat sesuatu yang fragile.

"Orangtua, pendidik harus peka, selain itu anak-anak juga perlu diberi edukasi mengenai kejahatan pada anak.  Lewat deklarasi dan tanda tangan bersama anti kekerasan pada anak ini sebagai bentuk kampanye, sekaligus menjadi pengetahuan bagi anak-anak sendiri agar paham bahwa kejahatan dan kekerasan sangat mudah menyentuh dunia anak-anak," katanya kepada portalsatu.com melalui siaran pers.

Usia anak-anak memiliki jumlah terbesar dalam negeri ini, mereka pewaris, dan pelaksana dari cita-cita bangsa Indonesia. "Sudah seharusnya setiap kita memiliki tanggung jawab dan kepedulian akan menjaga generasi selanjutnya agar Indonesia berjaya di masadepan, Stop Child Abuse! " sambung Aida, M. A founder sekaligus Head Kurikulum Pendidikan di RumBa.

Setelah liburan sekolah dan Idul Fitri, adik-adik di Rumah Baca Maslamah Foundation kata Aida, kembali belajar di RumBa, belajar sambil bermain di bawah bimbingan para mentor Teater Seni, Musik, Desain Grafis, Pengolahan sampah dan kelas Creative Writing.

Acara Deklarasi Anti Kekerasan Pada Anak ini juga dihadiri oleh teman-teman peduli pada pendidikan anak-anak marginal seperti dari Hijaber Community dan orangtua di lingkungan sekitar.

“Ini bukan tanggung jawab orangtua saja, atau guru saja, tapi tanggung jawab kita bersama, harus peduli harus ikut ambil andil, jika tidak ingin masa depan negeri ini menjadi suram,” ujar Ayah Rico.[](ihn)

Editor: IHAN NURDIN

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.