25 November 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Anggaran Daerah Terserap Tapi Tidak Fokus, Ini Langkah Kemendagri

...

  • PORTALSATU
  • 13 September 2017 21:20 WIB

Foto: Rangga/Humas Kemendagri
Foto: Rangga/Humas Kemendagri

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan terkait banyaknya daerah yang penyerapan anggarannya tidak fokus dengan apa yang diharapkan oleh rakyatnya.

Langkah tersebut merujuk hasil komunikasi intens Kemendagri dengan Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Tercatat 38 persen daerah yang fokus pembangunannya tidak jelas. Penyerapan anggarannya habis, tapi fokus programnya tidak jelas.

“Menpan sudah mengkaji, memang penyerapannya bagus, tapi jadi persoalannya tidak fokus. Sementara, arahan Presiden Jokowi menginginkan pembangunan harus fokus. Agar bisa dipastikan program strategis nasional bisa berjalan,” kata Mendagri Tjahjo Kumolo, dikutip dari kemendagri.go.id, 13 September 2017.

Tjahjo menyebutkan, Kemenkeu akan membuat aturan baru jika penyerapan anggaran tidak bagus yaitu dengan membikin model baru. Salah satunya, uang itu akan digelontorkan ke daerah tapi per termin.

“Sehingga uang itu tidak disimpan di daerah, lebih baik disimpan di Kementerian Keuangan. Tapi daerah juga mengatakan, uang yang belum terserap itu bukan karena tidak dibelanjakan, investor maunya uang itu diambil setelah selesai,” ujarnya.

Apakah ada sanksi bagi daerah yang penyerapan anggarannya rendah? Mendagri mengatakan, dirinya hanya memberikan payung hukum. Karena, Kemendagri sebagai kementerian kebijakan hanya mendorong, sementara sanksi secara detail mungkin Kemenkeu. Karena yang mengucurkan anggaran termasuk DAK dinaikan atau tidak itu kewenangan Kemenkeu.

“Kemendagri bersama Bappenas hanya mengatur keinginan daerah, misalkan daerah a mau jalan, daerah b mau rumah sakit, daerah c mau sekolah. Karena dari program anggaran yang ada daerah ini inginnya program jalan, bendungan, rumah sakit dan sekolah,” kata Tjahjo.[](*)

Editor: IRMANSYAH D GUCI


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.