07 December 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Anggota DPRA: Pembatalan Barang Untuk Kadin Harus Dengan Pernyataan Tertulis

...

  • PORTALSATU
  • 15 November 2019 11:15 WIB

Bardan Sahidi. Foto istimewa
Bardan Sahidi. Foto istimewa

BANDA ACEH – Anggota DPRA, Bardan Sahidi, meminta Pemerintah Aceh menunjukkan bukti pernyataan tertulis terkait pembatalan 18 paket pengadaan barang untuk Kadin bersumber dari APBA-P 2019 melalui Disperindag.

“Pernyataan pembatalan, tidak (jangan) sebatas statement yang tidak diikuti dengan pernyataan tertulis atau administratif. (Pemerintah Aceh harus) memastikan kembali bahwa pagu indikatif anggaran ini kembali ke kas daerah,” tegas Bardan Sahidi kepada portalsatu.com melalui WhatsApp, Jumat, 15 November 2019.

Bardan Sahidi juga mempertanyakan, mengapa sampai saat ini paket pengadaan barang untuk Kadin masih tayang pada Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP RI. “Jika penyedia barang (rekanan/pihak ketiga) ikut pelelangan, siapa yang kemudian bertanggung jawab? (karena paket-paket untuk Kadin masih tayang dalam RUP Disperindag Aceh 2019),” ungkap anggota DPRA dari PKS itu.

(Screenshot sirup.lkpp.go.id)

Sebelumnya diberitakan, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Aceh, Muslem Yacob, membatalkan rencana pinjam pakai barang untuk Kadin Aceh. Pembatalan itu dilakukan Disperindag setelah mendapat arahan dari Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. 

"Plt. Gubernur sudah mengarahkan Plt. Kadis Perindag supaya rencana pinjam pakai barang kepada Kadin dibatalkan," kata Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG), Kamis, 14 November 2019, malam. 

Untuk membatalkan pinjam pakai barang, kata SAG, Plt. Gubernur mengarahkan supaya barang yang sudah terlanjur diadakan agar didayagunakan sepenuhnya bagi kepentingan pelayanan di Disperindag. Sedangkan barang yang belum diproses pengadaannya semuanya dibatalkan.(Baca: Pinjam Pakai Barang Kepada Kadin Aceh Dibatalkan)

Alokasi anggaran pengadaan fasilitas atau barang untuk Kadin Aceh mencapai hampir Rp2,8 miliar dalam APBA-P tahun 2019 melalui belanja Dinas Perindustrian dan Perdagangan mendapat sorotan publik. Pembelian menggunakan duit rakyat tersebut berupa alat tulis hingga dua mobil.

Data dilihat portalsatu.com, dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh tahun anggaran 2019 terdapat sebanyak 193 paket melalui penyedia dengan beragam metode pemilihan penyedia, mulai dari tender, pengadaan langsung, e-purchasing hingga tender cepat.

Dari 193 itu, 18 di antaranya tertulis “(KADIN)” pada bagian ujung nama paket. Di antaranya, pengadaan layar proyektor tiga unit Rp6 juta, alat tulis kantor Rp100 juta, printer Rp32,4 juta, laptop Rp175 juta hingga kendaraan operasional (Kadin dan Dinas) dua unit (satu untuk Kadin dan satu diperuntukkan kepada Disperindag) Rp914 juta, dan mobil minibus 1 unit Rp471 juta.(Baca: Pengadaan Untuk Kadin Aceh: Alat Tulis Hingga Dua Mobil dari APBA-P 2019)[](nsy/rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.