13 December 2017

Kabar Aceh Untuk Dunia


Banjir, 33 Ribu Jiwa di 15 Kecamatan Aceh Utara Masih Mengungsi

...

  • CUT ISLAMANDA
  • 06 December 2017 21:30 WIB

Pengungsi banjir di Musala Gampong Blang, Kemukiman Matang Ubi, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara. @CUT ISLAMANDA
Pengungsi banjir di Musala Gampong Blang, Kemukiman Matang Ubi, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara. @CUT ISLAMANDA

LHOKSUKON – Sebanyak 33.110 jiwa korban banjir di Kabupaten Aceh Utara masih mengungsi. Mereka tersebar di 88 titik pengungsian yang terbagi dalam 15 kecamatan. Saat ini, banjir di Aceh Utara mulai surut.

“Dari 88 titik yang ada, 34 di antaranya berada di Kecamatan Lhoksukon, 13 titik di Matangkuli, dan 10 titik di Pirak Timu. Itu sudah termasuk yang mengungsi di musala. Kendala di lapangan, banyak warga tidak mau mengungsi karena takut kehilangan harta benda dan ternak,” ujar Kabag Humas Pemkab Aceh Utara, Teuku Nadirsyah, saat dihubungi portalsatu.com, Rabu, 6 Desember 2017 malam.

Terkait distribusi logistik, kata Nadirsyah, sejauh ini cukup baik, bahkan dukungan logistik dari Provinsi Aceh yang diantar langsung Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh Drs. Alhudri telah diterima Pemkab Aceh Utara.

“Saat ini kita, Pemkab Aceh Utara berharap bantuan obat-obatan dari Provinsi Aceh maupun pusat dapat segera tiba. Karena banyak pengungsi yang terkena kutu air dan gatal-gatal akibat banjir,” ucap Nadirsyah.

Nadirsyah menyebutkan, imbas dari banjir, sebagian aktivitas perkantoran, sekolah dan pelayanan kesehatan di empat kecamatan masih lumpuh, yaitu Kecamatan Lhoksukon, Pirak Timu, Matangkuli dan Langkahan.

“Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib telah menetapkan status tanggap darurat banjir untuk Aceh Utara sejak 2 Desember 2017 lalu. Status itu berlaku untuk 14 hari hingga 15 Desember 2017 mendatang,” pungkas Teuku Nadirsyah.[]

Editor: THAYEB LOH ANGEN


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.