08 December 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Banjir di Aceh Utara, Warga Gampong Ini Mengungsi ke Selter

...

  • CUT ISLAMANDA
  • 12 November 2019 21:45 WIB

Amir Hamzah, Kepala BPBD Aceh Utara saat memantau kondisi banjir. Foto istimewa
Amir Hamzah, Kepala BPBD Aceh Utara saat memantau kondisi banjir. Foto istimewa

LHOKSUKON – Banjir yang melanda tiga kecamatan di Aceh Utara hingga Selasa, 12 November 2019 malam, belum surut. Bahkan, debit air banjir berpotensi meningkat jika turun hujan. Hal ini mengingat cuaca sedang mendung, kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Amir Hamzah.

“Dari data sementara kita saat ini, ada 12 gampong yang terendam banjir di Matangkuli, 8 gampong di Pirak Timu dan tiga gampong lainnya di Tanah Luas. Sejauh ini debit air bertahan, namun jika dilihat kondisi di atas yang mendung, ada kemungkinan bertambah,” ujar Amir Hamzah dihubungi portalsatu.com, Selasa malam.

Amir Hamzah menyebutkan, banjir kali ini merupakan kiriman dari kabupaten tetangga yang diperparah dengan meluapnya Krueng Pirak dan Krueng Keuretoe.

“Saat ini ketinggian air berkisar 50 centimeter, 1 meter, dan 1,5 meter di kawasan yang dalam atau rendah. Sebagian warga Gampong Tanjong Haji Muda sudah mengungsi ke selter. Sementara warga di gampong lainnya masih bertahan di rumah masing-masing. Hingga saat ini saya dan anggota masih di lapangan,” kata Amir.

Terkait kesiagaan di lokasi banjir, kata Amir, pihaknya telah menurunkan dua speed boat. “Kita sudah menyiagakan 15 anggota di lokasi banjir terparah, yaitu di Matangkuli. Di sini juga ada relawan Desa Tangguh Bencana (Destana). Tadi di Gampong Lawang, kita juga sudah mengevakuasi lansia atas nama Ibrahim. Kita masih terus siaga dan memantau perkembangan banjir,” pungkas Amir Hamzah.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.