13 December 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Begini Cara BKSDA Halau Harimau yang Mangsa Ternak Warga di Aceh Utara

...

  • PORTALSATU
  • 02 December 2019 14:00 WIB

Foto: dok. BKSDA Aceh
Foto: dok. BKSDA Aceh

LHOKSUKON – Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh melakukan penghalauan harimau sumatra (panthera tigris ssp. sumatrae) di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, 1 Desember 2019. Sebelumnya, harimau itu memangsa ternak milik masyarakat di Dusun Mihra Istimewa Paket 20 Desa Seureukey, Kecamatan Langkahan, 27 November 2019.

Penghalauan itu dilakukan BKSDA Aceh melalui Seksi Konservasi Wilayah I Lhokseumawe Resor 11 Aceh Utara didampingi polisi kehutanan dan pawang harimau. “Dengan cara pengusiran yang dibantu Pawang Harimau BKSDA Aceh, Sarwani Sabi, melalui pendekatan kearifan lokal lewat doa-doa,” kata Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto, S.Hut., didampingi Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Lhokseumawe, Kamarudzaman, S.Hut., dalam siaran persnya, 2 Desember 2019.

Agus Arianto menjelaskan, upaya penghalauan ini salah satu penanganan konflik yang dilakukan BKSDA Aceh sesuai Peraturan Menteri Kehutanan Nomor: P.48/MENHUT-II/2008 tentang Pedoman Penanganan Konflik Antara Manusia dan Satwa Liar.

Selain upaya penghalauan, tim petugas juga memberikan pemahaman kepada masyarakat setempat bahwa harimau sumatra merupakan satwa liar yang dilindungi serta tergolong satwa kunci yang populasinya terancam punah di alam.

Tim petugas mengimbau masyarakat setempat agar tetap berhati-hati dan memasang penerangan pada kandang ternak. “Penghalauan ini salah satu tindak lanjut dari respons konflik yang telah dilakukan sebelumnya pada 29 November 2019,” katanya.

BKSDA Aceh akan terus memantau pascaupaya penghalauan konflik harimau sumatera di Dusun Mihra Istimewa Paket 20 Desa Seureukey agar tidak terjadi kerugian dan dampak negatif lainnya bagi masyarakat setempat.

BKSDA Aceh mengapresiasi masyarakat Desa Seureukey serta jajaran pemerintah dan aparat TNI (Babinsa) dan pihak-pihak terlibat, yang segera melaporkan kejadian konflik satwa liar ini.[](rilis)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.