15 July 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia

Terkait Anggaran Covid-19 Aceh Utara
Begini Respons Ketua DPRK Soal Komisi III Minta RDP 45 Dewan dengan BPKD dan Tim Covid-19

...

  • PORTALSATU
  • 09 May 2020 22:30 WIB

Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat. Foto: dok. portalsatu.com
Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat. Foto: dok. portalsatu.com

LHOKSEUMAWE – Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat, mengatakan dewan akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten ini pada pekan depan. Namun, RDP dengan TAPD dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 terkait anggaran Covid-19 Aceh Utara bakal dilaksanakan secara terpisah.

“Sudah saya terima (rekomendasi Komisi III/Keuangan DPRK), akan kita tindak lanjuti. Insya Allah, setelah Pansus ini,” kata Arafat dihubungi portalsatu.com lewat telepon seluler, 8 Mei 2020, sore.

Arafat menjelaskan, semua anggota DPRK sedang menyelesaikan tugas Panitia Khusus (Pansus) terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Aceh Utara Tahun Anggaran 2019 dengan cara mengecek realisasi kegiatan bersumber dari APBK tahun lalu di daerah pemilihan (dapil) masing-masing. “Pansus, 5 - 9 Mei 2020. Jadi, dalam minggu depan kita tindak lanjuti rekomendasi Komisi III,” ujarnya.

Baca juga: Cerita Pernyataan 'Kas Kosong' Hingga Komisi Keuangan Rekomendasikan RDP 45 Anggota Dewan dengan BPKD

Dia mengakui Komisi III merekomendasikan kepada pimpinan DPRK menggagendakan RDP 45 anggota dewan dengan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh Utara. Namun, Arafat menegaskan, tahap pertama dirinya akan mengarahkan RDP Badan Anggaran (Banggar) DPRK dengan TAPD. Setelah itu RDP DPRK dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh Utara.  

“Diminta RDP (melibatkan) 45 anggota dewan, tapi karena sedang keadaan Covid-19, mungkin dengan Banggar saja, karena menyangkut anggaran, jadi itu memang kewenangan Banggar. Mungkin saya minta Banggar nanti untuk duduk dengan TAPD, tapi saya akan musyawarah dulu dengan ketua-ketua fraksi. Sikap saya mungkin (RDP) dengan Banggar saja karena menyangkut anggaran,” tutur Arafat.

Menurut Arafat, setelah RDP Banggar dengan TAPD terkait persoalan anggaran Covid-19 yang dipertanyakan Komisi III, kemudian akan diagendakan pertemuan DPRK dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh Utara.

“Jadi, pertama Banggar dengan TAPD dulu masalah anggaran yang dipertanyakan Komisi III. Kemudian nanti baru kita duduk dengan Gugus Tugas Covid-19 tentang persoalan anggaran yang sudah di-refocusing dan realokasi untuk penanganan Covid-19, bagaimana tindak lanjutnya. Apa yang sudah diwacanakan, apa yang telah dikerjakan dan dibelanjakan. Karena DPRK juga membentuk Satgas Pengawasan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Aceh Utara,” ujar Arafat.

Arafat memastikan menindaklanjuti rekomendasi Komisi III agar tidak ada lagi kecurigaan terhadap persoalan anggaran Covid-19 Aceh Utara. “Biar tidak saling curiga. Mungkin setelah duduk Banggar DPRK dengan TAPD, pandangan masyarakat lebih positif. Jika hanya (penjelasan) satu pihak, tentu masyarakat bingung. Para anggota dewan saja masih bingung, apalagi masyarakat. Jadi, Insya Allah, akan kita lakukan pertemuan dua pihak,” pungkasnya.[](nsy

Lihat pula: MaTA Desak DPRK Panggil Bupati Soal 'Kas Kosong' dan Anggaran Covid-19 Aceh Utara

Anggaran Covid-19 Aceh Utara Rp35,134 M, Berapa Dipotong dari Perjalanan Dinas Rp38 M?

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.