26 May 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Belanja Aceh Utara Bertambah, Mengapa?

...

  • PORTALSATU
  • 28 January 2017 14:30 WIB

Rapat paripurna DPRK Aceh Utara. Foto ilustrasi.@Dok.portalsatu.com
Rapat paripurna DPRK Aceh Utara. Foto ilustrasi.@Dok.portalsatu.com

LHOKSEUMAWE – DPRK Aceh Utara telah menyetujui penetapan Rancangan APBK menjadi Qanun APBK 2017 melalui rapat paripurna di gedung dewan setempat, Jumat, 27 Januari 2017, sore. Alokasi belanja daerah yang disahkan mencapai Rp2,695 triliun lebih.

Alokasi anggaran belanja itu bertambah Rp100 miliar lebih dibandingkan saat kesepakatan bersama eksekutif-legislatif terhadap Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2017 akhir tahun 2016. Dalam KUA-PPAS 2017 yang disepakati bersama, alokasi belanja Rp2,589 triliun lebih.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Plt. Bupati Aceh Utara Muhammad Jamil didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Muhammad Nasir mengatakan, penambahan itu terjadi lantaran ditampung kewajiban belanja tahun 2016 yang belum dibayar.

“Ada menampung kewajiban tahun 2016 Rp138 miliar, sehingga ketika dimasukkan dalam Rancangan APBK (2017) yang di draf II itu sudah berubah angkanya. Termasuk perubahan di pembiayaan daerah yang sebelumnya ada angka SiLPA Rp66 (miliar) menjadi Rp22 (miliar), turun dia. Kemudian ada perubahan di pengeluaran pembiayaan,” ujar Nasir usai rapat paripurna DPRK tentang pengesahan APBK 2017.

“Jadi, ada dua sisi. Satu di pendapatan dan belanja. Kedua di penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan. Sehingga tinggal defisit sekitar Rp13 miliar, sudah ditutupi dengan sumber pembiayaan juga Rp13 miliar,” kata Nasir.[](idg)

Editor: IRMANSYAH D GUCI

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.