21 February 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


BEM Unimal Minta Gubernur Coret Pengadaan Mobil Dinas Bupati Aceh Utara

...

  • CUT ISLAMANDA
  • 20 January 2018 16:30 WIB

Muslem Hamidi. @istimewa
Muslem Hamidi. @istimewa

“Dewan juga harus merasionalkan ini. Ketika pembahasan bersama, kenapa usulan pengadaan mobil dinas ini bisa lolos dari pengawasan dewan. Lantas di mana fungsi pengawasan dewan,” kata Muslem Hamidi.

LHOKSEUMAWE – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Malikussaleh, Muslem Hamidi meminta Gubernur Aceh mencoret dana pengadaan mobil dinas bupati dan wakil bupati dalam Rancangan Qanun APBK (RAPBK) Aceh Utara tahun 2018. Muslem menilai, pengadaan mobil mewah itu tidak layak di tengah kondisi keuangan Aceh Utara dililit utang.

“Kita berharap Gubernur Aceh mencoret usulan mobil tersebut mengingat kondisi keuangan Aceh Utara saat ini. RAPBK Aceh Utara sedang menunggu hasil evaluasi gubernur, jadi kita harap gubernur mencoret usulan itu,” ujar Muslem menjawab portalsatu.com, Sabtu, 20 Januari 2018.

Muslem menyebutkan, dalam audiensi dengan mahasiswa beberapa waktu lalu, Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf alias Sidom Peng, berjanji akan menunda pembelian mobil tersebut.

“Ini jangan hanya janji, tetapi harus benar-benar dilakukan. Jika tidak, kita akan mengecam dan melakukan desakan agar pengadaan mobil tersebut tetap harus ditunda. Kita juga mendesak pihak pemkab agar lebih rasional dan realistis dalam mengalokasikan anggaran. Lihat saja saat ini begitu banyak masalah yang terjadi di Aceh Utara. Mulai dari dana sertifikasi guru, dana aparatur gampong, bahkan juga kita dengar dana majelis taklim di tiap-tiap gampong di Aceh Utara tahun 2017 juga belum dibayar. Namun malah mau membeli mobil dinas. Ini sangat-sangat tidak bisa diterima,” tegas Muslem.

Baca juga: Kepala BPKK: Utang Pemkab Aceh Utara Rp173 Miliar Lebih

Muslem juga ikut mempertanyakan rencana Pemkab Aceh Utara yang ingin meminjam uang bank pada tahun ini. Kebijakan itu dinilai tidak tepat. Pasalnya, kata dia, saat kondisi keuangan daerah terutang begitu banyak, pemkab malah akan membeli mobil dinas.

“Dewan juga harus merasionalkan ini. Ketika pembahasan bersama, kenapa usulan pengadaan mobil dinas ini bisa lolos dari pengawasan dewan. Lantas di mana fungsi pengawasan dewan,” kata Muslem Hamidi.

Lihat pula: Rencana Pinjaman Daerah Rp71 Miliar, Bupati Minta Persetujuan Dewan

Diberitakan sebelumnya, pagu dana pengadaan mobil dinas bupati, wakil bupati (wabup), dan pengamanan tertutup atau pamtup dalam RAPBK Aceh Utara tahun 2018 senilai Rp3,18 miliar.

Data diperoleh portalsatu.com, dalam Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup) Aceh Utara tentang Penjabaran APBK 2018, di Sekretariat Kabupaten/Daerah atau Setda, terdapat alokasi belanja modal peralatan dan mesin - pengadaan alat angkutan darat bermotor senilai Rp3,18 miliar.

Rinciannya, pengadaan kendaraan dinas roda empat Bupati Aceh Utara 1 unit (jenis Jeep) x Rp1,5 miliar, pengadaan kendaraan dinas roda empat Wakil Bupati Aceh Utara 1 unit (micro bus) x Rp800 juta, pengadaan kendaraan double cabin Pamtup Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara 2 unit x Rp440 juta = Rp880 juta.

Wabup Aceh Utara, Fauzi Yusuf alias Sidom Peng, mengakui adanya alokasi dana untuk pengadaan mobil dinas tersebut. Sidom Peng menyebutkan, pihaknya masih menunggu hasil evaluasi Tim Gubernur Aceh terhadap RAPBK Aceh Utara 2018, untuk mengambil sikap, apakah alokasi dana pengadaan empat kendaraan dinas tersebut dipertahankan atau dirasionalkan kembali sesuai kemampuan keuangan daerah.

“Makanya, (setelah diperoleh) hasil evaluasi dari provinsi, mungkin kita akan duduk kembali, bagaimana aturan? Karena kan sikap yang utama kita, defisit (kekurangan anggaran) harus selesai di akhir 2018. Apa memang mesti tidak membeli, ya tidak kita beli. (Jika) harus tidak kita beli, kita tunda tahun depan, hana (tidak) masalah,” ujar Sidom Peng menjawab portalsatu.com, di Gedung DPRK Aceh Utara, Kamis, 4 Januari 2018, sore. (Baca: Pengadaan Mobil Dinas Bupati, Wabup dan Pamtup Rp3,18 Miliar)[]

Editor: IRMANSYAH D GUCI


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.