24 February 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Berapa Bayaran Sekali Ceramah Mamah Dedeh, Ustaz Abdul Somad dan Aa Gym?

...

  • PORTALSATU
  • 04 November 2018 18:00 WIB

Foto via grid.id
Foto via grid.id

Mamah Dedeh, Ustaz Abdul Somad, dan Aa Gym merupakan dai kondang yang masing-masing memiliki ciri khas dalam menyampaikan ceramah.

Ustaz Abdul Somad dengan selingan cerita jenakanya. Aa Gym dengan pembahasan serius tapi lengkap dan inspiratif. Mamah Dedeh pun tak kalah terkenal. Gayanya yang ceplas ceplos membuatnya disukai banyak orang terutama kalangan ibu-ibu.

Mamah Dedeh rutin tampil dengan suara khasnya di salah satu stasiun TV swasta tanah air. Gaya bicara yang blak-blakan menjadi ciri khasnya.

Wanita bernama asli Dedeh Rosidah ini juga dikenal hidup berkecukupan. Hampir tidak pernah terekspos, rupanya Mamah Dedeh memiliki rumah mewah bernuansa emas. Ya, hampir semua perabotan dalam rumahnya dipenuhi dengan warna emas.

Dilansir TribunSolo.com dari saluran YouTube Good Friend, Alvin selaku pembawa acara diajak Mamah Dedeh menyusuri rumahnya. Tampak perabotan, seperti almari, lampu gantung hingga banyak pernak-pernik di rumahnya serba emas.

Ternyata ada alasan di balik pemilihan warna tersebut. Menurut Mamah Dedeh, hal itu terinspirasi ketika ia beberapa kali berkunjung ke Palembang.

"Sekitar 15 tahun yang lalu saya tuh sering ceramah ke Palembang, ternyata saya lihat rumah pejabat, rumah bupati, rumah wali kota, rumah-rumah orang kaya itu kebanyakan emas," ujar Mamah Dedeh.

"Saya sangat tertarik. Di otak saya kalau saya pakai emas keren juga nih," imbuhnya.

Menurut Mamah Dedeh, rumah yang ia tinggali selama puluhan tahun itu awalnya tidak seperti saat ini. Misalnya, atap rumahnya yang hampir roboh karena dimakan rayap.

Mamah Dedeh pun merenovasi rumahnya secara besar-besaran. Dari situlah ide untuk mengaplikasikan warna emas di rumahnya akhirnya bisa terwujud.

Usut punya usut, bukan tanpa alasan Mamah Dedeh punya rumah mewah. Mamah Dedeh merupakan seorang pebisnis sehingga wajar jika dirinya hidup berkecukupan.

Selain itu, seiring berjalannya waktu penawaran harga sekali manggung Mamah Dedeh semakin tinggi. Pundi-pundi uangnya juga terus bertambah.

Berikut rincian sekali manggung Mamah dan bandingkan dengan sesama dai:

Mamah Dedeh

Pada tahun 2013 lalu, seorang netizen di twitter @jajang_jahroni, mengungkapkan berapa bayaran Dedeh Rosidah Syarifudin alias Mamah Dedeh.

Jajang yang saat itu adalah mahasiswa program doktor pada Boston University itu menyebut biaya Mamah Dedeh setiap ceramah Rp 40 juta.

Berapa tarif Mamah Dedeh untuk sekali ceramah? 40 jt. Ustadz Uje 25 jt, Ustadz Maulana 25 jt,” kicau Jajang melalui akunnya pada Twitter.

Mamah Dedeh pernah mengaku pekerjaannya sebagai penceramah pernah dijadikan ajang bisnis oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. "Yang tanda tangan Rp 80 juta, yang kita terima cuma Rp 30 juta. Saya juga pernah tanda tangan Rp 25 juta dikasih cuma Rp 1 juta. Padahal saya tahu pendapatan dari tiket saja sangat besar," ujarnya Agustus 2013 lalu.

Ustaz Abdul Somad

Sebagian jamaah di Indonesia kini sedang menggandrungi Ustaz Abdul Somad (40), seorang dai kondang yang jenaka. Mereka yang menggandrungi Ustaz Abdul Somad (UAS), mendengarkan ceramahnya secara langsung dari mimbar maupun melalui media sosial.

Sangat mudah menemukan ceramah lengkap maupun potongan ceramah beliau pada situs berbagi video YouTube. Julukan Dai Sejuta Views melekat padanya. Saking banyaknya pengunjung saat video ceramahnya diiunggah di akun berbagi video Youtube.com.

Dalam ceramahnya, pendakwah dan ulama asal Pekanbaru, Riau, ini sering mengulas berbagai macam persoalan agama, khususnya kajian ilmu hadis dan ilmu fikih. UAS juga banyak membahas mengenai nasionalisme dan berbagai masalah terkini yang sedang menjadi pembahasan hangat di kalangan masyarakat.

Ulasan yang cerdas dan lugas, ditambah lagi dengan keahlian dalam merangkai kata yang menjadi sebuah retorika dakwah, membuat ceramah UAS begitu mudah dicerna dan dipahami oleh berbagai kalangan masyarakat. Kajian-kajiannya yang tajam dan menarik membuat banyak orang suka ceramah atau tausiyah-nya.

Di tengah kesibukannya sebagai dosen Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru, UAS kini harus keliling Indonesia menghadiri berbagai macam undangan.

Entah berapa undangan beliau yang dipenuhi dalam sehari, seminggu, atau sebulan. Apakah Anda punya niat mengundang beliau dalam waktu dekat ini?

Jika ya, mungkin jadi pertanyaan selanjutnya adalah, berapa sih tarif beliau sekali diundang atau apa saja syarat dipenuhi untuk mengundangnya?

Sudah menjadi rahasia umum jika sebagia penceramah kondang memasang tarif mahal dan berbagai syarat lain ketika hendak diundang. Akibatnya, tak jarang terdengar rumor jika ada undangan ditolak atau batal dihari sang penceramah gara-gara tak deal soal berapa harus dibayar.

Namun, bagaimana dengan UAS?

"Apakah pihak Ustaz Somad menentukan nominal tarif untuk undangan ceramah?"

Demikian pertanyaan yang ditulis seseorang pada selembar kertas yang dibacakan UAS di hadapan para jemaah saat menghadiri undangan organisasi kemasyarakatan Islam.

Lalu apa jawaban UAS?

"Sampai sekarang, belum lagi. Sebelum saya tentukan (tarif) ini, undanglah. Tapi kalau saya sudah tentukan (tarif), payahlah yang ngundang," kata UAS disambut tawa jemaah.

Hingga saat ini, UAS mengaku tak pernah memasang tarif saat diundang. Dirinya malah senang ketika banyak yang mengundang.

Selanjutnya, ada juga pertanyaan yang sepertinya bukaan dari jemaah di hadapannya, saat itu. Pertanyaannya adalah soal fasilitas ketika diundang.

"Ustaz Somad, katanya kalau penceramah ini diundang minta tiket pesawatnya 3, harus kelas eksekutif, harus Garuda, Lion tak mau karena delay," demikian pertanyaan itu yang keluar langsung dari mulut ustaz alumnus Universitas Al-Azhar, Mesir dan Institut Dar Al-Hadits Al-Hassania, Maroko tersebut.

Lalu dijawab UAS, "Saya ndak. Mau aja orang mengundang kita menyampaikan ayat-ayat Allah ini, alhamdulillah. Mestinya kita yang datang. Lalu dia bawa kita. Mestinya saya datang ke rumah ini, tapi kemudian diundang keluarga besar Hidayatullah, alhamdulillah."

Pada kesempatan itu, UAS menyindir sebagian dai yang dikontrak stasiun televisi. Berbeda dengan dirinya yang hingga kini memilih tak masuk tivi. "Insya Allah, saya tak masuk tivi. Ustaz Abdul Somad akan kami kontrak sekian episode. Aku tak mau kontrak, nanti saya jadi lelaki kontrakan," kata UAS.

Lanjut, "Kalau kebetulan saya ke Jakarta, kalian mau ajak saya (ceramah) Subuh karena subuh kosong, kalian jemput saya ke hotel, oke".

UAS mengaku enggan dikontrak stasiun televisi karena dirinya tak suka diatur-atur dalam ceramah. Terlebih lagi harus di-makeup pihak tertentu.

"Tapi, kalau saya dikontrak, pakai pakaian begini, harus di-makeup oleh bencong, nanti tangannya harus begini, begini, aku tak bisa dibuat-buat gayanya. Kalau kalian mau ikut gayaku, ikut aku. Tak mau? Ya, usah. cari yang lain."

KH Abdullah Gymnastiar, populer Aa Gym

Pada situs ensiklopedia, Wikipedia.org, termuat tarif dakwah dai kondang Abdullah Gymnastiar.

Pada tahun 2002 atau 18 tahun lalu, tulis Wikipedia.org, “Tarif siarnya untuk berdakwah bisa mencapai USD 100.000 per jam pada bulan Ramadhan, dan penampilannya menjadi rebutan stasiun-stasiun TV.”

Pada tahun 2002, nilai tukar rupiah terhadap 1 dollar Amerika Serikat mencapai Rp 9.260. Tarif itu kemudian dikritik aktivis Jaringan Islam Liberal, Ulil Abshar-Abdalla. Menurut Ulil, Aa Gym, sapaan Abdullah Gymnastiar, telah memosisikan dirinya bak penyanyi papan atas.

Namun, tokoh Nahdlatul Ulama, Solahuddin Wahid atau Gus Solah membela Aa Gym. Gus Solah berpendapat bahwa kekuatan Aa Gym terletak pada ketulusannya.

Penulis: None.[]Sumber: grid.id/tribuntimur.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.