13 December 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia

Di Dua Gampong di Aceh Utara
BNN Musnahkan Tanaman Ganja di Ladang Seluas 10 Hektare

...

  • Fazil
  • 06 July 2018 19:40 WIB

Pemusnahan tanaman ganja di Kecamatan Sawang, Aceh Utara, 6 Juli 2018. @Fazil
Pemusnahan tanaman ganja di Kecamatan Sawang, Aceh Utara, 6 Juli 2018. @Fazil

ACEH UTARA - Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan tanaman ganja di ladang seluas 10,5 hektare di dua lokasi dalam Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Jumat, 6 Juli 2018. Ladang ganja ditemukan di Gampong Uteun Punti seluas 7 hektare, dan Gampong Teupin Resusep seluas 3,5 hektare,.

Penyidik Utama Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Kombes Pol Iwan Eka Putra, S.IK., mengatakan, pihaknya menelusuri lokasi itu sejak Kamis, 5 Juli 2018.

“Ditemukan batang ganja di lahan seluas 10,5 hektare. Setelah penimbangan berjumlah 70 ton ganja basah, ini hasil penghitungan sejak kemarin. Kepadatan lahan tanaman itu diperkirakan 7 hekatre dengan ketinggian batang ganja rata-rata sekitar 1,5 meter. Usia batang ganja satu hingga tiga bulan, sudah siap panen," kata Iwan kepada para wartawan di lokasi itu, Jumat.

Iwan menyebutkan, pihaknya sedang menyelidiki pemilik ladang ganja itu. Menurut dia, masyarakat sekitar tidak berani mengungkapkan identitas pemilik lahan tersebut. “Mungkin masyarakat merasa takut sehingga kita sulit mendapat informasi secara detail,” ujarnya.

Menurut dia, BNN mempunyai program berskala nasional untuk mengentaskan produksi ganja di Provinsi Aceh. “Kita mengakui memang masih banyak kendala yang dihadapi dalam hal mencegah masyarakat agar tidak menanam ganja. Harus melalui proses yang sangat panjang," kata Iwan.

Pemusnahan tanaman ganja itu melibatkan BNN RI, BNN Provinsi Aceh, BNN Kota Lhokseumawe, Mabes Polri (Bareskrim dan Divpropam), Polda Aceh, Polres Lhokseumawe, Kodim 0103 Aceh Utara serta tokoh masyarakat setempat.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.