26 March 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


BNNP Beberkan Jalur Tikus Sabu Masuk ke Aceh

...

  • PORTALSATU
  • 13 February 2019 17:00 WIB

Foto Khairul Anwar
Foto Khairul Anwar

BANDA ACEH - Badan Narkotika Narsional Provinsi (BNNP) Aceh membeberkan jalur tikus masuk narkoba jenis sabu ke Aceh melalui perairan Selat Malaka. 

Kelapan BNNP Aceh Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Nasier mengatakan, hasil investigasi BNNP Aceh berhasil membongkar jalur masuk narkoba ke Aceh melalui perairan Selat Malaka. Kondisi jalur ini sulit dipantau oleh BNN, karena diduga juga melibatkan masyarakat setempat.

“Sabu itu diangkut dari laut kemudian disimpan di rumah warga. Pada saat penangkapan, rata-rata sabu itu disimpan di perkarangan rumah,” ungkap Faisal, Rabu 13 Februari 2019, saat memberikan keterangan pers di Kantor BNNP Banda Aceh.  

Faisal mengungkapkan, jalur tikus yang digunakan oleh bandar kelas kakap itu adalah Pelabuhan resmi Kota Langsa, Pelabuhan jalur tikus Kota Langsa, Kuala Langsa, Alur Dua, Sarah Teubeh, Bugem, Rantau Seulamat. Pelabuhan jalur tikus Kabupaten Langkat di Kecamatan Pemantang Jaya atau perrbatasan dengan Aceh Tamiang, Kecamatan Serang Jaya Hulu dan Serang Jaya Hilir.

Sedangkan kawasan Aceh Tamiang, meliputi Kecamatan Bendahara, Teluk Kemiri, Paya Raja, Bandar Baru, Kecamantan Sungai Yu Telaga Meuku, Kecamatan Manyak Payed, Desa Raja Tuha dan Desa Meurandeh. Kemudian Pelabuhan jalur tikus Aceh Timur, Matang Nibong, Peureulak, Kuala Legen, Kuala Bugak, Ame Bu Tuha, Kauala Simpang Ulim, TPI Idi Rayeuk, Kuala Simpang Ulim, Lueng Sa Madat, Desa Abeuk Geulanteu.

Menurut Faisal, penangkapan tahun 2018 lalu BNNP Aceh berhasil mengamankan barang bukti sabu sebanyak 125 Kg dan 26 tersangka. Dalam perkara itu ada divonis hukuman seumur hidup, ada pula hukuman 20 tahun penjara.

BNN Pusat telah menyurati Mahkamah Agung (MA) supaya memvonis bandar narkoba kelas kakap di Aceh dengan hukuman mati. Tapi, kata dia, pada hasil putusan di pengadilan hanya meringankan terpidana bandar kelas kakap, termasuk penahanan di luar Lapas Aceh.

“Meskipun di dalam Lapas mereka masih bermain juga, mengendalikan narkoba masuk ke Aceh,” ungkapnya.

Untuk mengupayakan pemberantasan narkoba masuk ke desa, BNN akan persiapkan desa-desa bebas dari narkoba di Aceh, termasuk kepada generasi muda melibatkan petugas Babimkatimas, dan perangkat desa.

“Nantinya banyak kegiatan dari BNNK maupun BNNP yaitu melakukan penyuluhan, membentuk satgas masyarakat. Kegiatan-kegiatan mungkin di desa itu yang dulunya menanam ganja kita ganti dengan menanam tanaman lainya,” tegasnya.[](Khairul Anwar)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.