15 November 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Boat Nelayan Aceh Timur Tenggelam di Perairan Blang Lancang

...

  • Fazil
  • 05 November 2018 14:35 WIB

Dua nelayan duduk di dekat jendela kaca Kantor Satpol Airud Lhokseumawe saat melaporkan kejadian boat tenggelam. Foto: dok. Satpol Airud Lhokseumawe
Dua nelayan duduk di dekat jendela kaca Kantor Satpol Airud Lhokseumawe saat melaporkan kejadian boat tenggelam. Foto: dok. Satpol Airud Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Sebuah boat (kapal) nelayan berawak tiga orang dilaporkan tenggelam di perairan Blang Lancang, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Minggu, 4 November 2018, sekitar pukul 24.00 WIB/tengah malam.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasatpol Airud Ipda Saiful Bahri, mengatakan, informasi tersebut diketahui berawal dari laporan Panglima Laot Kecamatan Dewantara, Didi Darmawan, Senin, 5 November 2018, sekitar pukul 08.30 WIB. Didi melaporkan kepada pihak Polsek Dewantara, Aceh Utara (tetangga Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe), tentang penyelamatan korban hanyut di perairan tersebut.

Menurut Ipda Saiful, bedasarkan keterangan Didi, korban yang diselamatkan dua orang dari tiga nelayan asal Aceh Timur. Yakni, Saiful Azwar (24), warga Gampong Paya Leupah, Kecamatan Peureulak, dan Ramadhan (33), warga Gampong Tanjung, Kecamatan Idi Rayek, Aceh Timur.

Satu nelayan lagi atas nama Samsul Bahri (38), warga Gampong Tanjung, Kecamatan Idi Rayek, Aceh Timur, dikabarkaan hilang karena terpisah dari kedua korban tersebut.

Ipda Saiful menambahkan, menurut keterangan panglima laot dan korban yang selamat, ketiga nelayan tersebut berangkat dari perairan Idi Rayek, Minggu, sekitar pukul 13.00 WIB. Mereka menggunakan boat bernama Kacha Kachi 10 GT dengan mesin colt PS100. Setiba di perairan Blang Lancang, Kecamatan Muara Satu, kurang lebih 2 mil dari bibir pantai, sekitar pukul 24.00 WIB (Minggu tengah malam), papan boat pecah di bagian bawah belakang, sehingga boat tersebut tenggelam dan tiga nelayan hanyut.

"Kemudian ketiga nelayan itu menyelamatkan diri menggunakan jeriken oli dan terpisah," kata Ipda Saiful.

Ipda Saiful melanjutkan, dua korban yang selamat yaitu Saiful Azwar dan Ramadhan lalu mendatangi Kantor Satuan Polisi Airud Lhokseumawe, untuk melaporkan kejadian tersebut, Senin, sekitar pukul 11.00 WIB.

"Setelah itu, mereka (dua nelayan itu) pulang ke tempat asalnya di Idi Rayek, Aceh Timur. Kondisi mereka sehat," ujar Ipda Saiful.

Ipda Saiful kemudian menerima informasi bahwa seorang nelayan lainnya yang tadinya dilaporkan hilang, Samsul Bahri, ternyata sudah sampai ke rumahnya di Idi Rayek. "Mengenai orang hilang atas nama Samsul Bahri (kemudian dilaporkan) telah sampai ke rumahnya, itu berdasarkan informasi dari panglima laot melalui Kasatpol Airud Aceh Timur," kata Kasatpol Airud Lhokseumawe, Senin siang.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.