18 July 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


BPBA: Tiga Rumah dan Satu Kios Rusak Akibat Hujan Badai di Bireuen

...

  • ANTARA
  • 11 July 2019 12:15 WIB

Seorang warga memperhatikan sebatang pohon tumbang menimpa rumah di  Kecamatan Jeumpa, Bireuen, Rabu (10/7/2019). (Foto: BPBD Bireuen)
Seorang warga memperhatikan sebatang pohon tumbang menimpa rumah di Kecamatan Jeumpa, Bireuen, Rabu (10/7/2019). (Foto: BPBD Bireuen)

BANDA ACEH - Tiga rumah warga dan satu kios rusak akibat hujan disertai badai atau angin berkecepatan tinggi melanda dua gampong di Kecamatan Jeumpa, Bireuen, Rabu, 10 Juli 2019, sekitar pukul 16.40 WIB.

"Hujan badai di Bireuen kemarin berlangsung selama hampir dua jam, dari pukul 16.40 WIB hingga 18.30 WIB. Ada tiga rumah, dan satu kios rusak," kata Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Aceh (BPBA), Teuku Ahmad Dadek, di Banda Aceh, Kamis, 11 Juli 2019.

Ia mengatakan, ketiga rumah warga dan satu kios ini terletak di dua gampong, yakni Teupok Tunong dan Teupok Baroh dengan mayoritas kondisi rumah mengalami kerusakan sedang akibat tertimpa pohon tumbang.

Ketiga rumah itu milik Badriah Hasan (60) yang memiliki tanggungan lima orang, dan satu rumah dalam keadaan kosong milik M. Nahar Alamsyah (60) dengan tanggungan tiga orang. Sisanya satu rumah lagi atas nama Asmi Ishak (65) memiliki tanggungan empat orang. Sedangkan satu kios milik Ramli (40) memiliki tanggungan tiga orang.

"Untuk tiga rumah, mengalami rusak sedang. Sedangkan satu kios mengalami rusak berat, seperti etalase pecah akibat jatuh ke tanah bersama barang-barang jualan," katanya.

Menjelang Magrib, keadaan berangsur pulih. "Tapi ada empat keluarga menjadi korban meski mereka ini tidak sampai mengungsi," kata Dadek.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh telah memperkirakan, hujan disertai angin kencang bakal terus melanda hampir seluruh wilayah Aceh hingga beberapa hari ke depan.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Aceh, Zakaria Ahmad mengatakan rata-rata kecepatan angin berkisar antara 10 hingga 30 kilometer per jam. "Kecepatan angin ini bisa meningkat hingga dua kali lipat, dan bahkan lebih akibat cuaca buruk yang timbul dari awan Cumulonimbus," katanya.

Reporter: Muhammad Said.[]Sumber: antaranews.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.