22 November 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


BPBD Simeulue Singkirkan Ribuan Kubik Tanah Longsor

...

  • PORTALSATU
  • 08 November 2019 22:20 WIB

Alat berat milik BPBD Simeulue di lokasi longsoran untuk memangkas gunung Desa Suka Karya Kecamatan Simeulue Timur. Foto: Egar
Alat berat milik BPBD Simeulue di lokasi longsoran untuk memangkas gunung Desa Suka Karya Kecamatan Simeulue Timur. Foto: Egar

SIMEULUE - Cuaca ekstrem Oktober-November menyebabkan terjadinya banjir dan tanah longsor di Kabupaten Simeulue.

Data diperoleh portalsatu.com, Jumat, 8 November 2019, pihak BPBD Simeulue telah menyingkirkan lebih dari 9.200 kubik tanah longsor di sejumlah titik. Yakni, 4.500 kubik longsoran gunung Suka Karya Kecamatan Simeulue Timur, yang saat ini masih dilakukan pemangkasan dan pembersihan.

Kemudian tim BPBD Simeulue menyingkirkan 2.500 kubik longsoran tanah gunung Desa Kahad, Kecamatan Teupah Tengah, yang menimbun akses jalan umum menghubungkan ke Kecamatan Teupah Selatan. 

Selain itu, 200 kubik longsoran gunung Bunon Kecamatan Tepah Barat, juga menimbun akses jalan umum yang menghubungkan ke Kecamatan Simeulue Tengah, Simeulue Cut, Salang dan Kecamatan Alafan.

Sedangkan sekitar 1.000 kubik tanah longsoran gunung Desa Suak Buluh Kecamatan Simeulue Timur serta sekitar 1.000 kubik longsoran tanah gunung menutupi badan jalan umum di kawasan Titi Olor Kecamatan Teluk Dalam yang mengubungkan ke Kecamatan Simeulue Barat. 

Masih menurut data resmi BPBD Simeulue, bencana alam longsor tanah itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Namun sempat merusak satu rumah di kawasan Desa Air Dingin Kecamatan Simeulue Timur.

"Selama banjir dan longsor, khususnya longsor, kami telah menyingkirkan lebih kurang 9.200 kubik longsoran di beberapa titik," kata Abdul Muluk, Komandan Unit Damkar BPBD Simeulue, kepada portalsatu.com, Jumat, 8 November 2019.

Meskipun tiga hari terakhir cuaca mulai kondusif, pihak BPBD Simeulue mengingatkan warga yang bermukim berdekatan dengan titik lokasi rawan longsoran untuk tetap siaga terutama bila terjadi hujan deras.

Saat ini, pihak BPBD Simeulue sedang memacu pemangkasan gunung di kawasan Desa Suka Karya, Kecamatan Simeulue Timur, yang sebelumnya telah longsor. Pasalnya, masih berpotensi kembali akan menimbulkan longsor susulan dan  diprediksikan bakal merusak atau menimbun rumah warga dan fasilitas jalan umum.

"Saat ini tim sedang ekstra bekerja untuk memangkas salah satu gunung berpotensi akan kembali longsor dan sebelumnya sudah pernah longsor di Desa Suka Karya. Kita memacu bekerja karena cuaca dalam tiga hari ini sudah membaik, sebab bila turun hujan menjadi kendala dan tidak maksimal bekerja," kata Ir. Ali Hasmi, Kepala BPBD Simeulue, kepada portalsatu.com, Jumat, 8 November 2019.[]

Penulis: Egar Shabara

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.