31 March 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


BPJS dan RSUD Gayo Lues Klarifikasi Tunggakan Jasa Medis

...

  • portalsatu.com
  • 25 February 2020 14:36 WIB

Direktur RSUD Muhammad Ali Kasim Gayo Lues dr Mutia bersama Kepala BPJS Kesehatan Gayo Lues, Deni Wahyudi [Foto: Win Porang]
Direktur RSUD Muhammad Ali Kasim Gayo Lues dr Mutia bersama Kepala BPJS Kesehatan Gayo Lues, Deni Wahyudi [Foto: Win Porang]

Penyaluran dana jasa medis memarlukan proses, selain harus memilah-milah besaran yang akan diberikan kepada masing-masing pegawai per ruangan, pembangiannya juga tidak sama setiap pegawai, yang paling banyak menagani pasien dialah yang paling banyak menerima jasa medis.

BLANGKEJEREN -- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bersama pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhamamd Ali Kasim Gayo Lues melakukan klarifikasi terkait tunggakan pembayaran dana jasa medis 500 pegawai rumah sakit selama lima bulan.

Kepala BPJS Kesehatan Gayo Lues, Deni Wahyudi bersama Direktur RSUD Ali Kasim, Selasa, 25 Februari 2020 menjelaskan, dana jasa medis RSUD yang sudah disalurkan baru sampai bulan September dan November 2019, itupun baru beberapa hari ini dikirimkan ke rekening rumah sakit.

"Kalau jasa medis bulan November dan Desember sedang kami proses, dan yang perlu kita pahami bersama, pembayaran jasa medis ini ada prosesnya, seperti setelah berkas masuk dilakukan klarifikasi dulu, barulah dibayarkan, jadi mengenai semua uang jasa medis tahun 2019 sudah masuk ke rekening rumah sakit tidak betul, dua bulan lagi belum kami transfer," kata Deni Wahyudi.

Pada kesempatan yang sama Direktur RSUD Muhammad Ali Kasim Gayo Lues, dr Mutia mengatakan, isu mengenai tunggakan pembayaran lima bulan jasa med pegawai rumah sakit sama sekali tidak benar, dan kebanyakan orang belum mengerti tentang tata cara pembayaran jasa medis sehingga muncul tudingan tersebut.

"Perlu kami luruskan, bahwa dana Jasa medis untuk bulan September dan November 2019 baru masuk uangnya ke rekening rumah sakit dari pihak BPJS, Jasa medis bulan September akan kami salurkan minggu ini, jasa medis bulan Novomber disalurkan minggu depan, total mencapai Rp 3,8 miliar,” jelasnya.

Selain itu kata Mutia, penyaluran dana jasa medis memarlukan proses, selain harus memilah-milah besaran yang akan diberikan kepada masing-masing pegawai per ruangan, pembangiannya juga tidak sama setiap pegawai, yang paling banyak menagani pasien dialah yang paling banyak menerima jasa medis.

"Kalau untuk bulan November dan Desember 2019, berkas sudah berada di BPJS dan tinggal menunggu pencairan, karena sistim pencairan dana jasa medis ini mengacu kepada E-2, yaitu pembayaran dilakukan BPJS selama dua bulan setelah pelayanan berlangsung," tambahnya.

Untuk itu, Mutia meminta kepada semua pihak yang inggin mengetahui kejelasan terkait pembayaran jasa medis dapat menayakan langsung kepada pihak manajemen yang membidanggi masalah itu, begitu juga dengan sejumlah pegawai yang berhenti bekerja akan tetap dibayarkan jasa medisnya. [Win Porang]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.