11 August 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Buruh Tuntut Pemerintah Aceh Atasi Kenaikan Harga Daging, Ini Kata Plt. Gubernur

...

  • ANTARA
  • 01 May 2019 11:50 WIB

Massa buruh dari berbagai serikat pekerja di Aceh menggelar aksi memperingati Hari Buruh di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Rabu (1/5/2019). (ANTARA Aceh/M Haris SA)
Massa buruh dari berbagai serikat pekerja di Aceh menggelar aksi memperingati Hari Buruh di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Rabu (1/5/2019). (ANTARA Aceh/M Haris SA)

BANDA ACEH - Kalangan buruh menuntut Pemerintah Aceh mengatasi kenaikan harga daging dan barang kebutuhan pokok lainnya yang selalu naik menjelang bulan suci Ramadhan.

Permintaan tersebut disampaikan massa buruh dalam aksi memperingati Hari Buruh di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Rabu,1 Mei 2019.

Aksi diikuti seratusan buruh dari berbagai serikat pekerja. Aksi juga dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh Helvizar Ibrahim.

Aksi mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian. Usai menggelar aksi di depan masjid kebanggaan masyarakat Aceh tersebut, massa buruh berkonvoi kendaraan bermotor mengelilingi Kota Banda Aceh

Ketua Aliansi Buruh Aceh, Syaifulmar, mengatakan, masyarakat Aceh memiliki tradisi "meugang" menjelang bulan puasa. Setiap hari "meugang", harga daging lebih mahal dari harga daging hari biasa.

"Harga daging pada hari meugang selalu meningkat, bisa mencapai Rp180 ribu per kilogram di pagi hari. Sore harinya bisa kurang Rp140 ribu per kilogram. Sedangkan hari biasa di bawah harga tersebut," kata Syaifulmar.

Begitu juga dengan harga barang kebutuhan pokok lainnya, yang naik menjelang Ramadhan sehingga memberatkan beban buruh.

"Kami berharap Pemerintah Aceh menanggapi serius kenaikan harga daging kebutuhan pokok tersebut. Seperti melakukan operasi pasar. Ini merupakan kewajiban Pemerintah Aceh," kata Syaifulmar.

Selain itu, massa buruh juga mengingatkan Pemerintah Aceh untuk lebih serius memperhatikan persoalan ketenagakerjaan, khususnya outsourching atau tenaga kontrak.

"Kami juga mendesak Pemerintah Aceh memperbanyak pengawas ketenagakerjaan. Sebab, saat ini ada 4.500 lebih perusahaan yang harus diawasi pemerintah," kata Syaifulmar.

Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, berjanji akan mengatasi persoalan kenaikan harga daging dan barang kebutuhan pokok serta akan memperjuangkan nasib buruh.

"Soal kenaikan harga daging pada hari meugang jelang Ramadhan akan kami cari kebijakan agar semua pihak tidak dirugikan," kata Nova Iriansyah.

Nova Iriansyah menyebutkan, pihaknya juga akan mengeluarkan peraturan gubernur terkait ketenagakerjaan. Dalam peraturan tersebut juga akan mengatur hari meugang bagi buruh.

"Nantinya, dalam penyusunan peraturan gubernur, kami akan mengajak aliansi buruh. Selama ini hubungan Pemerintah Aceh dengan buruh sangat baik. Kalangan buruh banyak memberikan masukan kepada kami," kata Nova Iriansyah.

Reporter: M.Haris Setiady Agus.[]Sumberantaranews.com

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.