18 February 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Camat: Kita Perkirakan Sumur Minyak di Ranto Peureulak 1.000 Lebih

...

  • ANTARA
  • 12 May 2018 11:00 WIB

Petugas gabungan mendata sumur minyak ilegal di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Jumat (11/5). Foto Antara Aceh/Ahmadi
Petugas gabungan mendata sumur minyak ilegal di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Jumat (11/5). Foto Antara Aceh/Ahmadi

IDI RAYEK – Pemerintah sedang mendata sumur minyak ilegal di Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur. Diperkirakan, jumlah sumur minyak di kecamatan itu 1.000 lebih. Di salah satu desa saja, jumlah sumur minyak yang sudah didata 120 lebih.

"Kita sedang melakukan pendataan sumur-sumur minyak di sejumlah desa dan hingga saat ini tim sudah berhasil mendata 120 sumur minyak di Desa Pasir Putih," kata Camat Ranto Peureulak, Saiful, dilansir aceh.antaranews.com, Jumat, 11 Mei 2018.

Selain di Desa Pasir Putih, sumur minyak di Kecamatan Ranto Peureulak tersebar di Bhom Lama, Buket Pala, Alue Udep, Mata Ie, Pertamina, Seuneubok Dalam, Pulo Blang, Seuleumak Muda, Berandang, dan Desa Blang Barom.

"Kita belum ke 10 desa lainnya. Kita perkirakan lebih 1.000 sumur minyak dalam kecamatan ini, baik statusnya bekas sumur minyak atau sedang dalam produksi yang disuling secara tradisional oleh masyarakat," ujar Saiful.

Saiful menyebutkan, pihaknya terus mendata sumur-sumur minyak tersebut. Tim pendataan melibatkan pegawai Kantor Camat Ranto Peureulak, personel Koramil dan Polsek Ranto Peureulak, tokoh masyarakat dan aparatur desa setempat.

Tim  diketuai Plh. Kapolsek Ranto Peureulak, Iptu Muhammad Daud, mendata sumur minyak sejak, Kamis (10/5) pagi, dan akan berlangsung hingga selesai pendataan seluruh desa yang memiliki sumur minyak. Pendataan juga didukung masyarakat setempat dengan harapan ke depan pengelolaan sumur minyak dilegalkan oleh pemerintah, seperti melalui wadah koperasi bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

"Meskipun nantinya pengelolaan dilegalkan, maka tentu akan berjalan sesuai dengan aturan dan sumur minyak tersebut seluruhnya sumber kehidupan masyarakat," kata Saiful.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran sumur minyak ilegal di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Rabu (25/4), menimbulkan korban jiwa 24 orang tewas dan 34 lainnya dirawat di sejumlah rumah sakit di Aceh.[]

Editor: IRMANSYAH D GUCI

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.