09 April 2020

Kabar Aceh Untuk Dunia


Cegah Corona, Plt. Gubernur Minta Wali Kota Banda Aceh Tutup Sementara Tempat Keramaian

...

  • Fakhrurrazi
  • 22 March 2020 16:50 WIB

Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah. Foto: dok. Humas Setda Aceh
Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah. Foto: dok. Humas Setda Aceh

BANDA ACEH -  Penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia dilaporkan terus meningkat. Berbagai upaya dilakukan pemerintah demi menekan angka penularan, termasuk di provinsi ujung barat Indonesia.

Mengantisipasi dampak buruk virus mematikan itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, meminta Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, menutup sementara pusat keramaian yang berada di kawasan Banda Aceh.

Permintaan tersebut tertuang dalam surat Gubernur Aceh, Nomor 440/5242 tanggal 22 Maret 2020. Salah satu poinnya berisi imbauan untuk menutup sementara tempat keramaian dan fasilitas publik lainnya di Kota Banda Aceh.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani atau SAG, membenarkan surat tersebut ditujukan kepada Wali Kota Banda Aceh. "Benar, itu surat Gubernur untuk Wali Kota (Banda Aceh), tentu nanti akan ditindaklanjuti oleh pihak Pemko. Bukan suruh tutup, tapi menutup sementara tempat keramaian, seperti warung kopi, kafe, juga tempat wisata," kata SAG saat dikonfirmasi portalsatu.com, Minggu, 22 Maret 2020.

Menurut SAG, penularan virus corona atau Covid-19 sangat rentan terjadi di tempat keramaian, seperti warung kopi. Pasalnya, mobilitas orang di warung kopi sangat tingg, apalagi siapapun bisa singgah tanpa diketahui asalnya.

"Satu orang saja terpapar ini bisa bahaya. Apalagi warung kopi, ini kan rame, jadi kita gak tau dari mana aja orang yang datang. Maka dari itu pemerintah daerah meminta kerja sama dengan wali kota untuk sama-sama mencegah penyebaran (Covid-19) di Aceh," ujar SAG yang juga Jubir Satgas Covid-19 Aceh. 

SAG juga menyebut pemerintah sudah mengimbau masyarakat yang ingin membeli kopi di warung agar membawa pulang ke rumah, hal ini untuk mencegah penularan virus corona tersebut. "Pak Plt. (Gubernur) kan sudan mengimbau, kalau beli kopi di warung, dibungkus saja, minumnya di rumah. Jadi, kita juga aman dari virus corona tersebut," pungkasnya.

Berikut isi surat Gubernur Aceh kepada Wali Kota Banda Aceh:

1. Sebagaimana kita maklumi bersama bahwa Corona Virus Disease (COVID-19) telah mewabah ke Indonesia, sehingga perlu mendapat penanganan serius agar virus tersebut tidak meresahkan di kalangan masyarakat Aceh, maka untuk mengantisipasi meluasnya pengaruh COVID-19 harus dilakukan pembatasan ruang gerak di fasilitas umum agar wabah ini tidak menjadi pandemi di Aceh.

2. Berkenaan hal tersebut di atas, kami harap saudara untuk sementara waktu menutup tempat-tempat keramaian (Pantai Ulee Lheu, cafe, warung kopi, karaoke, wahana permainan dan tempat hiburan lainnya) di Kota Banda Aceh.

3. Khusus Pelabuhan Ulee Lheu, agar saudara menyiapkan prosedur penanganan evakuasi Orang Dalam Pemantauan (OPD) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 dari Sabang dan Pulau Aceh.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


Alamat:

Jalan Prof. Ali Hasjmy, No. 6, Desa Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Kode Pos: 23118.

portalsatu.com © 2020 All Rights Reserved.