17 September 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia

Mutasi Pejabat Eselon II
Cek Mad: Bagi yang Tidak Senang Silakan Mundur!

...

  • PORTALSATU
  • 24 May 2019 20:15 WIB

Bupati Aceh Utara melantik 10 pejabat eselon II. Foto portalsatu.com
Bupati Aceh Utara melantik 10 pejabat eselon II. Foto portalsatu.com

LHOKSEUMAWE - Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib alias Cek Mad, mengatakan mutasi pejabat yang ia lakukan kali ini merupakan hal yang wajar. "Bukan hal yang kurang ajar," kata Cek Mad saat berpidato tanpa membacakan teks usai melantik 10 pejabat eselon II, di Aula Setda Aceh Utara, Jumat, 24 Mei 2019.

Cek Mad menyebutkan, di daerah lain ada pejabat eselon II yang baru sekitar dua tahun menjabat sudah dimutasi lagi. "Kami (di Pemkab Aceh Utara) mungkin ada (pejabat) yang telah enam tahun. Jadi, saya lihat (ada pejabat) sudah jenuh. Kita evaluasi adalah hal yang wajar," ujarnya. 

Bagi pejabat yang tidak senang dimutasi, kata Cek Mad, silakan mundur dari jabatan baru tersebut. "Bagi yang senang syukur, bagi yang tidak senang silakan buat surat pengunduran diri," tegas Cek Mad.

Cek Mad mengingatkan anak buahnya itu "Jangan ada kata-kata kalau belum dua tahun belum bisa dipindah (dimutasi). KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) itu punya undang-undang, kalau kita minta (rekomendasi) minggu depan sudah bisa dipindah lagi," katanya.

"Kami akan melihat gimana hasil ke depan, karena mutasi ini telah melalui proses pelaksanaan (job fit oleh) panitia seleksi, dan telah mendapatkan rekomendasi dari KASN," ujar Cek Mad.

Oleh karena itu, Cek Mad minta para pejabat yang dilantik itu agar bekerja maksimal. "Coba sama-sama kita tutupi kekurangan, jangan saling mengganjal," ucapnya. 

Dalam pidatonya itu, Cek Mad turut mengungkapkan, "Ada (pejabat) yang ngomong 'bupati bangai, ek kupeubangai lee kee'".

Cek Mad menambahkan, dalam waktu dekat akan dilakukan fit (seleksi terbuka untuk menjaring pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya) lantaran sejumlah satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK) Aceh Utara masih dipimpin pelaksana tugas atau Plt. 

Diberitakan sebelumnya, 10 pejabat eselon II yang dilantik ialah Saifullah menjadi Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (sebelumnya menjabat Asisten II), Munawar Staf Ahli Bupati bidang Keistimewaan, Kemasyarakatan dan SDM (sebelumnya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah/BPBD), Amir Hamzah Kepala BPBD (sebelumnya Kadis Perpustakaan dan Kearsipan), Teuku Safwansyah Kadis Lingkungan Hidup (sebelumnya Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik), Marzuki Staf Ahli bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik (sebelumnya Kadis Penanaman Modal, Transmigrasi dan Tenaga Kerja/DPMTTK), Muhammad Zulfhadli Kepala Dinas Penanaman Modal, Transmigrasi dan Tenaga Kerja (sebelumnya Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil).

Fakruradhi Kadis Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (sebelumnya Kadis Lingkungan Hidup), Salwa Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten/BPKK (sebelumnya Inspektur/Kepala Inspektorat), Muhammad Nasir jadi Inspektur (sebelumnya Kepala BPKK), dan Abdullah Hasbullah Kadis Pendidikan Dayah (sebelumnya Sekretaris DPRK/Sekwan).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Aceh Utara, Syarifuddin, kepada para wartawan usai acara mutasi itu mengatakan, 10 pejabat yang dilantik itu sudah mengikuti job fit yang dilaksanakan beberapa bulan lalu. 

Menurut Syarifuddin, bupati akan menunjuk Plt., untuk mengisi kekosongan sejumlah jabatan setelah dilakukan pelantikan 10 pejabat eselon II itu. “Bupati akan menunjuk Plt., hari ini, untuk empat jabatan, yakni Plt. Sekwan, Plt. (Kepala Dinas) Perpustakaan dan Kearsipan, Plt. (Kepala Dinas) Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dan Plt. Asisten II,” ujarnya.

Dikonfirmasi kembali sekitar pukul 15.05 WIB, apakah bupati sudah teken SK penunjukan Plt., untuk empat jabatan itu, Syarifuddin mengatakan, “Sedang dalam proses”.[](nsy)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.