21 May 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Cerita Warga Miskin Hidup Dengan Sapu Lidi Rumahnya Kini Diterangi Listrik

...

  • PORTALSATU
  • 30 March 2019 10:40 WIB

Tim FKMULP Lhokseumawe berfoto bersama dengan Abakar Ismail dan istrinya. Foto istimewa
Tim FKMULP Lhokseumawe berfoto bersama dengan Abakar Ismail dan istrinya. Foto istimewa

BIREUEN – Pihak PLN memasang listrik di rumah Abakar Ismail (71), warga miskin di Alue Buloeh, Alue Iet, Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, 29 Maret 2019. Pemasangan listrik secara cuma-cuma itu bantuan dari FKMULP Lhokseumawe setelah para dermawan membangun rumah untuk Abakar yang sebelumnya menghunii “gubuk derita”.

Abakar dan istrinya Rafiah selama ini menyambung hidup dari hasil menjual sapu lidi. “Saya membuat sapu lidi, dan menjualnya Rp1000 per ikat. Dalam satu minggu kadang kala saya hanya dapat (uang dari) dua ikat sapu lidi,” kata Abakar kepada tim Forum Komunikasi Manajer Unit Layanan Pelanggan PLN (FKMULP) Lhokseumawe. 

Artinya, dalam sepekan abusyik itu hanya memperoleh Rp2000 jika sapu lidi terjual. Itulah sebabnya, Abakar tidak mampu merehabilitasi gubuknya yang tampak mulai miring. Atapnya bocor, dinding kayu sudah lapuk dan bolong-bolong. Gubuk tersebut juga tanpa penerangan listrik. Saat hujan, Abakar dan istrinya terpaksa berteduh di gudang milik orang lain.

Kondisi tersebut mengetuk pintu hati kaum dermawan yang kemudian membangun rumah sederhana layak huni untuk Abakar. Langkah itu disusul uluran tangan FKMULP Lhokseumawe. 

Setelah memperoleh informasi dari warga, pihak FKMULP Lhokseumawe datang ke rumah kakek tersebut untuk membantu pemasangan listrik. “Ini salah satu wujud kepeduliaan PLN terhadap masyarakat yang kurang mampu. Semoga mereka dapat menikmati tinggal di rumah yang diterangi listrik, di usianya yang senja,” ujar Ketua FKMULP Lhokseumawe, Mukhtar Juned atau MJ.

Abakar dan istrinya kini tak perlu lagi menyalakan panyot atau lampu tempel berbahan bakar minyak tanah. Namun, pasangan suami istri itu masih hidup melarat. Warga miskin tersebut memiliki semangat berusaha untuk bertahan hidup. Adakah yang mau membantu modal usaha agar Abakar bisa mendapatkan pendapatan layak?[](ril/*)

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.