20 October 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Dana Tak Cair, Perangkat Kampung Ancam Hentikan Kegiatan Desa

...

  • SUDIRMAN
  • 11 October 2018 14:40 WIB

@Sudirman/portalsatu.com
@Sudirman/portalsatu.com

SUBULUSSALAM - Ratusan warga terdiri dari perangkat kampung, tokoh masyarakat, imam masjid, imam kampung dan unsur kepemudaan dari Kampung Subulussalam, Subulussalam Utara, dan Pasar Panjang, mengancam akan menghentikan aktivitas pemerintahan di desa jika dana desa tahap II tidak kunjung dicairkan oleh pemerintah setempat.

Hal itu disampaikan massa dalam pertemuan dengan anggota DPRK di Ruangan Banleg, turut dihadiri Asisten I Sekda Subulussalam, H.M. Yakub KS., Kepala Dinas Perberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK), Hamdansyah, dan Kabag Tata Praja, Wildan Sastra, Kamis, 11 Oktober 2018.

Terhambatnya proses pencarian dana desa tahap II di tiga kampung tersebut disebabkan Wali Kota Subulussalam, H. Merah Sakti belum melantik anggota Badan Permusyawaratan Gampong (BPG). Sehingga usulan pencairan dana desa tahap II yang belum ditandatangani oleh BPG tidak dapat diproses, sementara BPG terpilih belum dilantik. Akibatnya selama tujuh bulan ratusan perangkat kampung ini belum menerima jerih payah mereka.

"Kami aparat kampung BPG lama, kami sepakat jika dalam dua hari ke depan dana desa tahap II tak cair, semua kegiatan pemerintahan desa akan kami hentikan," kata Tarmizi yang merupakan mantan ketua BPG lama di Kampung Subulussalam.

Sementara tokoh masyarakat, Ismail K., mengatakan sebenarnya persoalan ini tidaklah berat jika ada keinginan pemerintah untuk segera melantik BPG di tiga desa di Kecamatan Simpang Kiri, sehingga proses pencarian dana desa tahap II dapat segera dilakukan.

"Persoalan ini tidak berat, tapi diberat- beratkan, kenapa dilambat-lambatkan. Jika wali kota tidak sempat, ada wakil wali kota, ada sekda dan ada asisten," ungkap Ismail K., diamini massa yang hadir.

"Negara ini bukan negara dibuat-buat, ada aturan yang mengatur, masyarakat sudah terlampau sabar ini, kalau Pak Wali tidak sempat, kan ada Pak Wakil yang melantik. Kalau menunggu Pak Wali Kota kita tidak tahu kapan dia datang, kapan dia ada waktu untuk melantik," kata Ismail.

Sementara Asisten I Sekda Subulussalam, H.M. Yakub KS., juga mengaku prihatin akibat BPG belum dilantik sehingga berakibat terhambatnya proses penarikan dana desa tahap II di tiga kampung ini. Ia mengatakan, aspirasi masyarakat ini akan segera disampaikan kepada Wali Kota Subulussalam, H. Merah Sakti, yang saat ini sedang dinas luar.

Ia juga berharap keterlambatan proses pencarian dana desa ini jangan sampai menyebabkan aktivitas pemerintahan di desa lumpuh total.[]

Editor: portalsatu.com


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.