24 May 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia

Lhokseumawe
Deklarasi Netralitas Keuchik, Tolak Politik Uang dan Hoaks, Ini Kata Panwaslih

...

  • Fazil
  • 11 March 2019 20:30 WIB

Foto: istimewa
Foto: istimewa

LHOKSEUMAWE - Panwaslih Lhokseumawe menggelar kegiatan teknis pengawasan pemilu "Deklarasi netralitas keuchik, tolak politik uang dan hoaks", di Hotel Lido Graha, Lhokseumawe, Senin, 11 Maret 2019.

Kegiatan diikuti para keuchik, camat, kapolsek serta danramil di Kota Lhokseumawe itu juga dirangkai dengan diskusi tentang berita bohong (hoaks) yang kerap terjadi di tengah masyarakat, termasuk melalui media sosial.

Ketua Panwaslih Lhokseumawe, Teuku Zulkarnain, mengatakan, kegiatan itu dilakukan untuk menghindari terjadinya pelanggaran di tengah masyarakat menjelang Pemilu 2019. Untuk itu, pihaknya mengumpulkan seluruh keuchik yang ada di Lhokseumawe untuk membangun komitmen netral dalam pemilu, dan menolak politik uang, serta mencegah hoaks.

"Apabila ada aparatur gampong atau keuchik yang tidak netral serta melakukan pelanggaran pemilu, maka kami akan menindaklanjuti baik secara teguran maupun berupa admisnitrasi," kata Zulkarnain kepada wartawan, Senin.

Ketua Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Sengketa Panwaslih Lhokseumawe, Sofhia Annisa, M.Pd., menyebutkan, para keuchik dan perangkat gampong dilarang berkampanye untuk peserta pemilu.

"Karena setiap keuchik yang dengan sengaja melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu dalam masa kampanye, maka dapat dipidana penjara paling lama satu tahun dan denda paling banyak Rp12 juta. Hal itu sebagaimana tercantum dalam Pasal 490 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu," ungkap Sofhia.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.