26 May 2019

Kabar Aceh Untuk Dunia


Deklarasi Pemilu Damai 2019, Apdesi: ‘Aceh Bukan Daerah Rawan’

...

  • CUT ISLAMANDA
  • 25 October 2018 13:30 WIB

Apdesi Aceh Utara teken spanduk Deklarasi Pemilu Damai 2019 di lapangan Landing, Kecamatan Lhoksukon. @Cut Islamanda/portalsatu.com
Apdesi Aceh Utara teken spanduk Deklarasi Pemilu Damai 2019 di lapangan Landing, Kecamatan Lhoksukon. @Cut Islamanda/portalsatu.com

LHOKSUKON – Ratusan geuchik di Aceh Utara yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) menandatangani spanduk Deklarasi Pemilu Damai 2019 di Lapangan Landing, Kecamatan Lhoksukon, Kamis, 25 Oktober 2018. Aksi itu juga salah satu bentuk dukungan para geuchik dalam mencegah provokasi, intimidasi, penyebaran paham radikal dan terorisme, serta pemberantasan narkoba di Aceh Utara.

Ketua DPD Apdesi Aceh, Muksalmina, kepada portalsatu.com di lokasi itu menyebutkan, Apdesi Aceh Utara bergandengan tangan dengan Polda Aceh dan Apdesi Aceh ingin menunjukkan ke publik nasional, bahwa Aceh itu daerah yang aman dan nyaman, bukan daerah rawan.

“Kita ingin publik tahu bahwa Aceh itu bukan daerah rawan, tapi Aceh adalah daerah yang aman, nyaman dan sebenarnya juga merupakan salah satu wilayah destinasi wisata yang sangat layak dikunjungi. Melalui momentum ini, kita berharap pesan ini tersampaikan kepada nasional,” ujar Muksalmina.

Muksaklmina menyebutkan, salah satu momentum yang membuat "ketakutan" itu adalah momentum pemilu dan Apdesi ingin menghilangkan itu. Salah satu bukti Aceh sudah aman, yaitu kian beragamnya spanduk berbagai partai yang mengusung caleg di pelosok-pelosok gampong pada Pileg kali ini, berbeda dengan Pileg sebelumnya di pelosok gampong spanduknya tidak beragam.

“Ini membuktikan kedewasaan masyarakat kita dalam mengelola isu di Aceh sudah semakin baik. Begitu juga dalam politik, masyarakat kita sudah menganggap bahwa event itu merupakan sebuah event perubahan di mana masyarakat memberikan suara dan mulai merasa nyaman dengan kondisi itu. Kita ingin sampaikan pesan itu kepada nasional agar investor tidak takut lagi. Selama ini begitu banyak investor yang tidak jadi masuk karena kekhawatiran bahwa Aceh itu belum aman, padahal sangat aman, pesan ini yang ingin kita sampaikan,” ungkap Muksalmina.

Sementara itu, Sekretaris Apdesi Aceh Utara, Asnawi Haji Ali mengatakan, pihaknya mengajak semua pihak untuk menciptakan kedamaian di bumi Aceh. "Semoga Pileg dan Pilpres di Aceh berjalan dengan aman, tidak ada gangguan dan Aceh tidak perlu menjadi momok bagi orang lain yang beranggapan ada gangguan keamanan atau ada yang menakutkan di Aceh. Kita harus hilangkan anggapan orang luar tentang itu,” tutur Asnawi.

Asnawi menyebutkan, Apdesi Aceh Utara siap menjalankan roda pemerintahan desa sesuai dengan aturan yang berlaku, tanpa ada diskriminasi, radikalisme, pengaruh narkoba dan berita bohong atau hoax yang menyebabkan masyarakat bingung menentukan pilihannya sendiri.

“Ini yang ingin kita sampaikan dan hari ini kita buktikan semua para geuchik siap menjalankan roda pemerintahan untuk kedamaian Aceh, khsususnya Aceh Utara,” pungkas Asnawi.[]

Editor: portalsatu.com

Berita Terkait


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.