20 October 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Dendeng Hingga Keumamah Untuk Korban Gempa-Tsunami Sulteng

...

  • Rino
  • 10 October 2018 10:00 WIB

@istimewa
@istimewa

BANDA ACEH - Sejumlah instansi pemerintah di Aceh didukung beberapa lembaga, mengumpulkan dendeng kemasan atau daging yang diawetkan untuk diberikan kepada korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Dendeng dipilih karena jenis makanan ini dinilai lebih tahan lama daripada makanan lainnya. Makanan ini awet empat sampai lima bulan. Hal ini karena kadar air yang ada di dendeng tidak terlalu tinggi yakni 15 hingga 50 persen. Selain itu, adanya tambahan bumbu dan rempah.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Teuku Ahmad Dadek, selaku inisiator pengumpulan dendeng, mengatakan, dendeng yang terkumpul hingga Selasa, 9 Oktober 2018, sebanyak 200 kotak atau seberat 70  kilogram.

"(Hari ini/Selasa) dari Dinas Arsip dan Pustaka Bapak Wildansyah berupa 34 kg dendeng 15 kg ikan kayu abon, pisang sale dan kopi. Juga ada sumbangan dari pengusaha dendeng Seulawah. Jadi semuanya sudah sekitar 70 kg," kata Dadek, Selasa.

Dadek menyebutkan, dendeng tersebut senilai  Rp220 ribu/kg atau Rp 55 ribu seperempat kilogram. Nantinya, dendeng tersebut diantar langsung kepada para korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, jika kuota sudah mencukupi. Oleh karena itu, pengumpulan dendeng dari sejumlah intansi pemerintah dan swasta masih terus dilakukan hingga jumlah yang diharapkan terpenuhi.

Selain dendeng, kata Dadek, untuk membantu para korban, pihaknya juga akan mengirimkan keumamah atau ikan kayu. Masakan khas Aceh ini dibuat dari bahan baku ikan tongkol yang dikeringkan atau dijemur terlebih dahulu.[]
 

Editor: portalsatu.com


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.