18 July 2018

Kabar Aceh Untuk Dunia


Deputi BNN: Pemuda Subulussalam Tulang Punggung Pemberantasan Narkoba

...

  • SUDIRMAN
  • 24 April 2018 17:00 WIB

Deputi BNN Pusat, Irjen Pol Dunan Ismail Isja menyerahkan piagam penghargaan kepada peserta ikrar penggiat antinarkoba di halaman Pendopo Wali Kota Subulussalam. @Sudirman/portalsatu.com
Deputi BNN Pusat, Irjen Pol Dunan Ismail Isja menyerahkan piagam penghargaan kepada peserta ikrar penggiat antinarkoba di halaman Pendopo Wali Kota Subulussalam. @Sudirman/portalsatu.com

SUBULUSSALAM - Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat, Irjen Pol Dunan Ismail Isja, mengatakan, pemuda Kota Subulussalam sebagai tulang punggung dalam pemberantasan narkoba di Bumi Syekh Hamzah Fansuri ini.

Hal itu disampaikan Dunan Ismail Isja dalam kegiatan Ikrar Penggiat Antinarkoba dihadiri ratusan warga Kota Subulussalam terdiri unsur kepemudaan, pelajar, PNS, Darma Wanita Persatuan (DWP) dan perangkat desa di halaman Pendopo Wali Kota Subulussalam, Selasa, 24 April 2018.

Ikrar tersebut ditandatangani Wali Kota Subulussalam, H. Merah Sakti, Dandim 0118/Subulussalam, Letkol Inf Winarko, S.Ag., dan unsur Muspida lainnya. Ratusan peserta yang hadir juga membubuhkan tanda tangan di selembar kain putih berukuran sekitar 20 meter terpampang di sebelah kiri pintu masuk pendopo.

Dunan Ismail Isja menyebutkan, ikrar penggiat antinarkoba yang baru saja dilakukan adalah tanggung jawab moral untuk sama-sama memberantas peredaran narkoba di daerah ini. 

Menurutnya, pengaruh narkoba sudah sangat memprihatinkan, sehingga mengancam generasi muda, khususnya di Kota Subulussalam. Narkoba masuk ke seluruh lapisan, banyak oknum aparat dan PNS terlibat.

Di Indonesia terdapat 3,4 juta pengguna narkoba, jumlah tersebut juga termasuk dari pengguna narkoba dari Subulussalam. Banyaknya warga mengonsumsi narkoba menandakan barang terlarang itu beredar luas di tengah masyarakat.

"Di Indonesia ada 3,4 juta masyarakat mengonsumsi narkoba. 3,4 juta itu kalau tidak kita rehabilitasi mereka akan minta terus, mereka harus direhabilitasi," ujar Dunan di hadapan Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser dan ratusan peserta ikrar penggiat antinarkoba.

Ia mengimbau para orang tua di Kota Subulussalam, yang mengetahui anggota keluarga mengonsumsi narkoba, supaya memberitahu kepada pihak kepolisian setempat atau BNNK supaya bisa segera direhabilitasi.

Sementara Wali Kota Subulussalam Merah Sakti mengingatkan para pimpinan SKPD untuk memonitor seluruh staf, begitu juga para camat melakukan pengawasan terhadap perangkat agar tidak ada yang terlibat narkoba.

Merah Sakti menekankan, bagi PNS yang tertangkap narkoba, dan hasil uji laboratorium membuktikan yang bersangkutan positif menggunakan narkoba akan dipecat.

"Upaya pemberantasan narkoba akan terus kita lakukan, mudah-mudahan dalam waktu dekat BNN segera terwujud di Kota Subulussalam," ungkap Merah Sakti.[]

Editor: IRMANSYAH D GUCI


portalsatu.com © 2017 All Rights Reserved.